Rabu, 08 Juni 2011

ORANG BILANG PASTOR.....

Bila ia ditahbiskan terlalu muda, orang bilang :

'Masih bocah koq sudah disuruh jadi pastor'

Bila ia ditahbiskan sudah tua, orang bilang :

'Dia jadi pastor 'kan karna ngak laku kawin'

Bila ia cukup ganteng, orang bilang :

'Bego amat tuh cowoq! cakep2 koq jadi pastor, kenapa ngak kawin saja ya? gue juga mau sama kamu!'

Bila wajah tidak mendukung, orang bilang :

'Memang lebih baik jadi pastor saja, daripada frustasi tidak ada yang mau'

Bila terlalu rajin berdoa, orang bilang :

'koq seperti orang Farisi saja!'

Bila ia kurang saleh dan tidak nampak berdoa, orang bilang :

'di kotbah dia menyuruh berdoa, dia sendiri tidak menghayati'

Kalau ia rapi berpakaian bagus, orang bilang :

'Pastor koq seperti peragawan'

Kalau ia berpakaian seadanya, orang bilang :

'sering tampil dimuka umum, koq ngak bisa ngurus badan'

Kalau ia naik mobil, orang bilang :

'Ia tak menghayati kaul kemiskinan'

Kalau ia sering jalan kaki ngak mau naik kendaraan, orang bilang :

'jadi pastor koq tidak menghargai waktu'

Kalau kotbahnya banyak bicara tentang Tuhan, orang bilang :

'bikin ngantuk!'

Kalau khotbahnya membuat orang terpingkal2 digereja, orang bilang :

'melawak koq dimimbar gereja'

Kalau khotbahnya banyak memakai contoh hidup sehari2, orang bilang :

'sialan, pengakuan dosa gua dijadikan contoh khotbah'

Kalau ia banyak bergaul dengan cowoq2, orang bilang :

'mentang2 jadi pastor lalu anti wanita'

Kalau ia suka bergaul dengan anak2, orang bilang :

'wah baik-baik sama anak kecil biar bisa ndekati ibu dan kakaknya'

Kalau ia terlalu banyak bergaul dengan para pengusaha, orang bilang:

'mainnya kelas atas nih ye....!'

Kalau ia suka bergaul dengan ibu2, orang bilang :

'masa kecil kurang bahagia, mainnya sama ibu2 melulu, masih pengen ngempeng kali!'

Kalau ia hafal harga cat dan semen, orang bilang :

'Pastor koq seperti pemborong'

Kalau ia tak tau apa2 tentang harga pasar, orang bilang :

'Pastor koq tidak tau menahu suka duka hidup umat'

Kalau ia makan cukup banyak, orang bilang :

'Pastor koq ngak bisa nahan lapar'

Kalau ia makan terlalu sedikit, orang bilang :

'Jadi pastor koq ngak menghargai masakan umat'

Kalau ia suka berkunjung kekeluarga tertentu, orang bilang :

'Pastor koq pilih kasih'

Kalau ia tak pernah mengadakan kunjungan umat, ia langsung diprotes:

'Ngapain jadi pastor kalau kerjanya cuma ngendon di pastoran'

Kalau ia berminat pada kegiatan sosial dan politik, ia dituduh komunis, ekstrim kiri dan penganut teologi pembebasan.

Kalau ia ikut ME, Choice dan Karismatik, orang bilang :

'Modern nih ye..!'

Kalau ia tak ikut kegiatan apa2, orang bilang :

'Pastor koq cuma tukang misa'

Kalau ia hafal judul2 film termasuk semua tokoh sinetron dan telenovela, orang bilang :

'Pastor koq terlalu duniawi'

Kalau ia sering ngantar rombongan ziarah ke Eropa, orang bilang :

'umat saja hidupnya kembang kempis, dianya keluar negeri kayak ke pasar Senen aja'

Kalau ia tak pernah keluar negeri, orang bilang :

'kasihan, jadi pastor di ibukota koq picik dan kuper!'

Kalau ia tak pernah dipindah sejak tahbisan, orang bilang :

'Dia memang kurang bisa dipercaya menghadapi situasi dan lingkungan baru'

Kalau ia dipindah, orang bilang :

'ada apa ya, koq disuruh pindah sama Uskup?'

Kalau ia tak dikirim sekolah keluar negeri, orang bilang :

'Ya, memang otaknya ngak nyampe buat belajar, terang aja mentoknya cuma jadi pastor paroki'

Kalau ia dikirim sekolah keluar negeri, orang bilang :

'Biar saja dia pergi jauh demi keselamatan panggilannya'

Kalau ia sering pulang nengok orang tua dan famili2 dekat, orang bilang: 'Pastor koq masih mbok mboken'

Kalau ia jarang menengok keluarga, orang bilang :

'masih punya perasaan ngak sih?!'

Kalau ia tidak merokok, orang bilang :

'sudah tidak kawin, ngak punya isteri, ngak merokok lagi, mau cari apa lagi dalam hidup ini?'

Oh...Pastor! pantesan ngak pada mau jadi pastor!

Diambil dari : Buku Perayaan Ekaristi keluarga besar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar