Senin, 20 Juni 2011

Kendaraan di Surga

Tiga pria meninggal dan masuk surga.

Surga mempunyai peraturan bahwa setiap orang baik jahat maupun orang baik akan mendapat kendaraan yang pantas dengan perbuatannya.

Lelaki pertama tiba dan malaikat bertanya, “Berapa tahun kamu menikah?”

Jawab lelaki pertama, “20 tahun.”

“Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?”

Jawab lelaki pertama, “5 kali.”

“Baiklah,” jawab sang malaikat, “Kamu boleh masuk tapi hanya mendapat Kijang.”

Lelaki pertama pun berlalu dengan Kijangnya.

Berikutnya adalah lelaki kedua. “Berapa tahun kamu menikah?”

Jawab lelaki kedua, “30 tahun.”

“Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?”

“2 kali.”

“Lumayan… Kamu pantas mendapatkan BMW.”

Tibalah kini lelaki ketiga dan malaikat pun mengajukan pertanyaan yang sama yang dijawab si lelaki ketiga, “50 tahun.”

“Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?”

“Tidak pernah.”

“Luar biasa! Ini kunci untuk Ferrari.”

Suatu hari, tatkala lelaki pertama dan kedua tadi tengah mengendarai mobilnya, mereka melihat lelaki ketiga duduk di tepi jalan sambil menangis.

Mereka menghampirinya dan bertanya “Ngapain kamu nangis? Ga’ puas sama Ferrari?”

Jawab lelaki ketiga sambil mengusap air matanya, “Tadi aku berpapasan dengan istriku yang sedang naik sepeda"

Barang Berharga

Seorang pria, bernama Tono diajukan ke pengadilan karena terbukti membawa lari sepeda motor teman kencannya. :
Inilah kutipan pembelaan Tono di pengadilan:

“Saya tidak mencuri motor itu Pak Hakim. Gadis itu sudah memberikannya dengan ikhlas.” kata Tono dengan suara memelas.

Tono melanjutkan, “Kami berkenalan, menjadi akrab lalu berjalan-jalan pakai sepeda motornya ke taman yang sepi."

"Kemudian setelah kami parkir, gadis itu berbisik ditelingaku , ‘ambillah milikku yang paling berharga’, sambil dia membuka semua pakaiannya, terus lari masuk semak-semak," tambah Tono.

"Aku pikir, daripada baju dan celananya, kurasa lebih berharga sepeda motornya. Iya kan Pak Hakim…?!

Indikasi: Negara Kaya atau Miskin

Ini saya dapatkan dari milis tetangga, tapi sangat bagus untuk direnungkan:

Kaya atau miskinnya suatu negara dapat dilihat dari pendapatan per kapita rakyatnya dan penampilan para Hantunya, berikut perbandingannya :

1. Eropa & Amerika
•Drakula
- Jas hitam & setelannya, berdasi, berpenampilan rapi dan elegan,
- Tempat tinggal kastil megah atau rumah mewah
- Bermobil mewah
- Berpendidikan tinggi
(Lihat Film Twilight)

2. China :
•Vampir
- Berpakaian adat bangsawan China lengkap dengan songkok hitam,
- Tinggal di kuil atau kastil mewah
- Memakai perhiasan berupa kalung atau cincin giok

3. Timur Tengah / Arab :
•Jin
- Berbaju bangsawan arab, lengkap dengan sepatu khas timur tengahnya
- Memakai anting dan perhiasan dari emas
- Tinggal didalam lampu minyak yang terbuat dari emas dan berhias permata

4. Indonesia :

•Kuntilanak
- Daster putih polos sederhana
- Rambut panjang tidak terurus, kantung mata hitam legam dan wajah pucat pasi
- Tinggal di pohon2, kadang digudang tidak terpakai
- Profesi penjual jamu gendong, terkadang sampai menjadi PSK.

•Pocong
- Muka jelek, tidak terawat
- Pakaian kain kafan kumel karena tidak pernah dicuci
- Tempat tinggal kuburan atau lorong-lorong gelap

•Jelangkung
- Saking mirisnya, kemana2 kudu jalan kaki, gak sanggup bayar ojek (datang gak dijemput, pulang gak dianter)

•Tuyul
- Boro2 baju, cuma punya CD doank...

Bandingkan dan renungkan kawan,
Betapa miskinnya negeri kita, sampai hantunya saja mengenaskan keadaannya

Sabtu, 18 Juni 2011

Mobil Pribadi Akan Diatur

Anda bosan dengan kemacetan Jakarta? Saya tidak tahu apakah berita ini menjadi berita gembira atau mengecewakan buat anda. Buat teman-teman yang selalu menggunakan jasa bus kota, mungkin ini adalah berita gembira. Tapi untuk yang selalu naik mobil pribadi ke kantor (suatu tempat) bisa jadi ini adalah berita yang mengecewakan.

DirLantas Polda Metro Jaya mengusulkan pengaturan kendaraan pribadi supaya kemacetan di Jakarta cepat terurai. Untuk sementara , wacana yang dimunculkan adalah mengatur kendaraan pribadi berdasarkan nomor ganjil dan genap. Jadi tidak hanya kendaraan berat yang menjalani uji coba pengaturan untuk mengatasi kemacetan, demikian ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa.

Uji coba ini, rencananya, akan dimulai pada pelaksanaan SEA Games bulan November mendatang saat banyak tamu asing datang ke Jakarta.
Usualan ini juga akan mengatur sepeda motor. Namun, kawasan pemberlakuan pengaturan sepeda motor lebih sempit.

Sementara itu menurut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono , pengaturan berdasarkan nomor ganjil dan genap bisa dijalankan sembari menunggu penerapan system jalan berbayar (electronic road pricing / ERP) dioperasikan. Hal ini juga menunggu paying Hukum ERP yang belum selesai dikaji pemerintah pusat.

Karena masih dalam kerangka usulan, belum diketahui bagaimana mekanisme pengaturan ini akan dilakukan. Bisa jadi berdasarkan nomor belakang kendaraan bermotor. Misalnya, untuk melewati satu kawasan tertentu hanya nomor kendaraan belakang 1-2 untuk hari Senin, 3-4 untuk hari Selasa, 5-6 untuk hari Rabu, 7-8 untuk hari Kamis dan 9-0 untuk hari Jumat. Ruas yang bisa diterapkan untuk nomor kendaraan ini, lanjut Pistono, adalah kawasan 3 in 1.

Untuk menunjang uji coba ini, Dinas Perhubungan sudah menyiapkan 44 bus transjakarta. Namun penambahannya baru dilakukan pada Desember. Armada ini nantinya akan disuplai ke koridor I dan II karena kedua koridor inilah yang koridor 3 in 1.

Semoga saja kemacetan di Jakarta bisa cepat teratasi. Apa dan bagaimana pun penerapannya, mudah-mudahan semua warga Jakarta bisa menerima. Tentunya demi kebaikan bersama.

disarikan dari Kompas, Sabtu 18 Juni 2011

Jumat, 17 Juni 2011

Ahong

Ahong punya masalah dengan kolestrol dan dinasehatin oleh dokter untuk rajin berolah raga dan menjaga makanan . .

Dokter bilang : "Hindari makan daging dan jeroan ,terutama Babi !! ".
Ahong :" Wwwaaahhh itu justru kesukaan saya ."

Dokter : "Pilih makan uenak atau suehat ? .
Ahong : "Jadi saya harus makan apa Dok ? .
Dokter : "Pokoknya segala macam binatang yang berenang di air tawar aman untuk dimakan ". .

Seminggu kemudian dokter lewat didepan rumah Ahong dan memutuskan untuk mampir dan menanyakan keadaanya ke pembantunya . .

Dokter : "Apa bapak ada ? ".

Pembantu :" Ada dok , bapak setiap hari sejak pagi ada di kolam renang ".

Dokter : "Wah rajin sekali , ternyata bapak mengikutinasehat dan saran saya untuk berolahraga ." .

Pembantu : "Bukan begitu dok,bapak dikolam renang lagi ngajarin BABInya berenang ...". .

Dokter : ...................?????????

Menu Makanan

Biasanya makanan akan terasa lbh enak apabila makanan tsb diberi nama prancis, krn makanan prancis terkenal dgn kualitas rasa yg lembut dan elegan.

Misalnya saja escargot d'France (bekicot), chevalen (daging kuda), filet mignon (secara harafiah berarti irisan yg lembut), monsieur de veau
(daging lembu muda).

Si inem yg warungnya sering didatangi turis prancis backpackers pun tak
mau kalah, ia pun memasang menu sbg berikut :

TODAY'S SPECIAL :

-Oucing Pete deChine (oseng2 pete china)
-Chateau de Batavie (soto betawi)
-Saiyour de Lourdes (sayur lodeh)
-Roujaxe d'Oleque (rujak ulek)
-Roujaxe d'Bebequex (rujak bebeq).
-Roujaxe d'Cingourr (rujak cingur).
-Cafe α la Tobruq (kopi tubruk)
-Cappuccino de Preangers (bajigur)
-Mocchachjno de Preangers (bandrek).
-Naxis Geaux Rain ala Peteux. (nasi
goreng pete)
-Manioc de Mer (singkong rebus)
-Vouz vour Que tans Noir (bubur ketan item)
SPECIAL TODAY :
-Loun Tounqe Saiyour d'Crepeux (lontong sayur krupuk)

Penting !!!! :
Hab Max Qu'en Janz Janoux Lufaz Bayaour
(habis makan kenyang jgn lupa bayar)
=))Ϟα°˚˚°Ϟα°˚˚°Ϟα:DϞα°˚˚°Ϟα°˚˚°Ϟα=D

Racun

Seorang pria yg sedang putus asa berdiam di bar selama satu setengah jam cuma memandangi minumannya. Seorang pengemudi truk yg baru datang langsung meneguk habis isi gelas itu. Si pria langsung menangis.
“Hei, jangan nangis, gitu, dong!” seru si pengemudi truk. “Aku cuma bercanda.
Aku beliin minuman lagi, deh!”

“Bukan, nggak usah. Hari ini merupakan hari terburuk dalam hidupku. Pertama, aku telat ke kantor. Bosku marah besar dan aku dipecat. Ketika mau pulang, ternyata mobilku dicuri orang. Trus, pas naek taksi, ternyata dompet dan kartu kreditku ketinggalan di dalamnya. Sampai rumah, istriku tidur dengan tukang kebun. Aku meninggalkan rumah dan datang ke bar ini. Dan pas aku berpikir untuk mengakhiri hidupku, kau muncul dan meminum racunku.”

Guess

A man kills a deer and takes it home to cook for dinner.

Both him and his wife decided that they won't tell the kids what kind of meat it is, but will give them a clue and let them guess.

The kids were eager to know what the meat was on their plates, so they

begged their dad for a clue.

The dad said, "Well, it's what mommy calls me sometimes."

The little girl screams to her brother, "Don't eat it! It's an ass hole!

Gelar Dari Minang

Usman Chaniago, supir camat di Payakumbuh, minta berhenti karena ingin merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib.

Mula-mula dia bekerja sebagai tukang kantau di Tanah Abang, setelah dapat mengumpulkan sedikit modal dimulai pula menggelar dagangannya di pinggir jalan di Tanah Abang.

Nasib rupanya memihak kepadanya, beberapa tahun kemudian dia berhasil memiliki kios kain di dalam pasar. Dia pun berkeluarga dan memiliki 2 anak. Bahkan tahun ini dia membangun rumah di Depok, di lingkungan perumahan dosen UI.

Karena tetangganya semua akademisi, macam-macam gelarnya, ada Prof., ada Phd. dll. Usman merasa malu kalau papan namanya tidak tercantum gelar seperti tetangganya.

Dibuatlah papan naman dari perak, dipesan dari Koto Gadang, dengan nama DR.Usman Chaniago MSc.

Ketika ayahnya datang berkunjung, sambil bangga dia bertanya di mana anaknya kuliah, sebab setahu dia, Usman hanya berdagang.

Dengan malu-malu Usman menerangkan gelarnya di papan nama, "Nama itu artinyo 'Disiko Rumahnyo Usman Chaniago Mantan Supir Camat'."

Cerita dari Negeri Tetangga (Tentang Nazaruddin)

Selesai membaca koran, Untung berguman sendiri. Ada-ada aja di negara tetangga mending di negara ku ini walau cuma Negara Ecek-ecek tapi semuanya damai. Karena mendengar ucapan suaminya, Paulina istrinya Untung, menghampirinya dan bertanya:

"Ada apa sih pak? Koq ngedumel sendiri?"

"Itu lho bu di negara tetangga kita itu koq gak habis-habisnya masalah yah?" kata Untung

"Memangnya masalah apa lagi?"

"Korupsi, suap,dan pemalsuan surat. Dan kayaknya pejabatnya itu suka bohong. Coba baca tuch di koran, ada pejabat mereka, si Nazaruddin, yang sedang di Singapura. Katanya sich sakit jantung, jadi sedang periksa. Apa di negara mereka gak ada dokter yang ahli yach? Kayaknya di negara mereka ada koq rumah sakit jantung yang terkenal."

"Mungkin bukan sakit jantung pak, tapi sakit hati karena merasa dikorbankan."

“Lucunya lagi bu” tambah Untung

“Dia dipanggil ama KPK di negerinya tapi tidak mengindahkannya. Katanya mau nyuruh pengacaranya, eh… gak datang juga. Trus… itu lho, katanya lagi nich, berat badannya turun 18 kilo dan ia sakit jantung tapi masih bisa menemui teman-temannya di Singapura.”

“Hah… 18 kilo ? Koq bisa yach, bukannya dokter di Singapura itu termasuk ketat ? Mana mungkin dokternya bisa ceroboh begitu, pasti sudah disuruh istirahat total” jawab Paulina

“Benar, tapi itu khan masih katanya. Katanya lagi banyak politisi yang juga sebagai aktor korupsi/suap di negara tetangga kita itu. Dan si Nazaruddin itu tahu dan mau membongkar semua itu. Tapi sampai sekarang belum ada hasil tuh. Mudah-mudahan KPK-nya berhasil yach memaksa dia pulang. Supaya kaus suap/korupsi di negara itu bisa dibongkar walaupun ini masih tergolong yang kecil. Masih banyak kasus yang lebih besar tapi mandek aja.” kata Untung

“Kita cuma bisa berharap Pak. Tunggu aja berita selanjutnya.”

‘Ya, sih. Kalau negara tetangga aman, tenteram dan bebas dari korupsi pasti kita juga ikut senang khan.” demikian Untung memotong pembicaraan istrinya.

“Tentunya. Tapi ngomong-ngomong sarapan udah disiapin dari tadi lho pak. Yuk, kita sarapan dulu keburu dingin lho.”

Aku dan Bus Kota

Apakah anda termasuk orang yang sering menggunakan angkutan kota untuk bepergian ke suatu tempat? Aku termasuk salah satunya. Di hari kerja minimal 6 kali saya harus naik turun angkutan kota. Mulai dari Mikrolet, Metromini/Kopaja maupun bus kota. Awalnya memang keharusan, maklumlah karena keterbatasan ekonomi. Gak sanggup beli motor apalagi mobil. (Ibarat kata duit kecil aja gak punya, apalagi duit besar.)Tapi makin hari aku makin menikmati naik angkutan kota.

Angkutan kota terutama bus kota di Jakarta memang belum termasuk angkutan yang aman. Banyak pencopet yang selalu mengincar isi kantong anda berkeliaran di bus kota. Dalam bus kota juga banyak wanita yang mengalami pelecahan seks. Atau ada juga pengamen yang tidak elegan, karena meminta dengan cara memaksa. Ini mungkin cuma sebagian kecil yang harus kita waspadai di dalam bus kota. Oh ya... Ada satu yang aku lupa. Bau badan. Tidak membahayakan tapi mengganggu penciuman.

Aku memang belum pernah kecopetan di dalam bus kota. Mungkin karena tampang ku juga seram jadi dikira komplotan copet juga. Hahaha.... Apalagi sampai korban pelecahan... (Udah pernah belum sich cowo dilecehkan di dalam bus kota?) Kalau ini terjadi padaku, pasti minta nambah lagi. Hahaha.... Soal pengamen sih, yang penting kita angkat tangan saja kalau memang tidak berniat memberi. Satu hal yang cukup mengganggu kalau mogok ditengah jalan. Jadi telat dech.

Aku memang begitu menikmati naik bus kota. Selain bisa cuci mata (maklum banyak juga cewe cantik naik bus kota), bisa menambah kenalan. Bayangkan kalau naik bus yang sama ke jurusan yang sama, kemungkinan juga akan ketemu orang yang sama. Satu hal paling utama tentunya dengan naik bis kota aku bisa mengurangi kemacetan. Lihat saja di dalam 1 mobil terkadang hanya satu orang. Coba kalau mereka mau naik bus kota, berapa banyak bahan bakar yang bisa dihemat. Trus berapa banyak mobil yang bisa berkurang di jalanan yang tentunya akan mengurangi kemacetan.

Alasan mereka mungkin karena naik bus kota tidak nyaman. Mudah-mudahan alasan ini menjdai pertimbangan buat pemerintah dan pengusaha untuk memperhatikan bus kota. Aku yakin kalo sarana transportasi (termasuk bus kota) sudah aman dan nyaman, pasti akan banyak orang menggunakannya.

Kamis, 16 Juni 2011

Ibu Siami dan Kejujuran

Jujur adalah satu kata yang gampang untuk diucapkan tapi sulit untuk diaplikasikan. Menurut kamus Bahasa Indonesia jujur diartikan lurus hati, tidak berbohong , tidak curang . Atau dengan kata lain apa adanya bukan ada apanya. Seorang yang jujur (idealis) malah sering diolok-olok oleh temannya yang lain. “Percuma dikasih posisi yang basah tapi gak bisa bermain” demikian biasanya kita menyebut orang yang idealis. Berarti kita sendiri sebenarnya sudah memaksa seseorang untuk tidak jujur. Atau contoh kecilnya saja saat pengurusan KTP atau surat-surat lain ke pemerintahan, kita dengan sengaja memberikan uang pelicin untuk mempercepat urusan. Berarti kita juga sudah tidak jujur dan memberikan peluang juga kepada orang untuk tidak jujur.

Terkadang untuk mencapai sesuatu banyak cara yang harus ditempuh. Termasuk menghalalkan trik-trik kotor. Tidak peduli lagi dengan kata dosa. Lihatlah kasus-kasus yang terjadi di negeri ini. Ada perampokan, pencurian, penipuan dan banyak kasus lainnya. Yang lebih parahnya banyak orang-orang intelek di negeri yang melakukan praktek-praktek yang tidak jujur. Mereka ini berlindung dibelakang partai politik. Dan juga para penegak hukum tidak bisa bertindak jujur juga. Alamak…. Mau dibawa kemana negeri ini ?

Mungkin kita harus bercermin dan banyak belajar kepada Ibu Siami. Ia selalu menanamkan kejujuran kepada anaknya dan berani bertindak untuk melawan ketidakjujuran. Ia berani melaporkan praktik ketidakjujuran yang ada di SDN Gadel 2 Kelurahan Gadel, Kecamatan Tandes, Surabaya. Beranikah kita bertindak seperti Ibu Siami ?

Nak Berkawin

Anda teringin sangat ‘nak berpoligami? Tetapi sanggup ke isteri anda bermadu tiga?

Berdebatlah dulu untuk mendapat jawaban yang meyakinkan. Jika tidak, silap hari bulan anda bakal mencetus perang Badar yang mana diakhirnya kekalahan pasti jatuh ke tangan anda. Ada berani ke …?
Al-kisah seorang suami sedang mencari-cari helah untuk membolehkan dia berkahwin lagi ..

Suami : Adinda tercinta …, tahu ke bahuwa lelaki kawin 3 baru lah sah ...
Isteri : Macam mana pula tu …?
Suami : Cuba terjemahkan ke dalam Bahasa Inggeris, "satu" is one, "dua" is two, "tiga" is three (baca: ISTRI). Baru betul dan sah kan ...?!

Isteri : Abang sepertinya kena faham betul ‘tuk Bahasa Inggeris. Pasti paham pula kan tentang "singular" dan "plural"?
Suami : Berkenaan apa tu?
Isteri : Satu tu "Singular", dua atau lebih "Plural"
Suami : Belum kena tangkap tu di pikiran abang. Cuba adinda kasih jelas lebih lanjut …
Isteri : One car sebagai singular, two cars sebagai plural. Abang cuba kaji, apa bedanya tu ..?
Suami : Ohhh..., nampak jelas tu, tambah lah huruf "s" untuk yang plural ...
Isteri : Betul nian bang ... Sama juga lah kesnya untuk abang.
Suami : Eh .., macam mana pula boleh sama …?
Isteri : Satu isteri abang MAMPU, jika dua isteri dah jadi plural, maka abang MAMPUS !!! Tambah "s" je, kan …?!!!

Lepas daripada tu, si suami tidak pernah lagi berceritakan hasratnya untuk berkahwin lagi ...

Kenapa ada "Brotherhood" bukan "Sisterhood"

Ada artikel di salah satu majalah di AS yang isinya sangat lucu dan menarik. Artikel tsb berbunyi:

"Suatu malam, seorang wanita tidak pulang ke rumahnya. Esok harinya dia memberitahu suaminya bahwa dia menginap di rumah teman wanitanya. Suaminya menelepon 10 orang teman istrinya yang paling akrab, dan hasilnya tidak seorang pun dari mereka yang mengetahui tentang itu.

Sebaliknya, suatu malam seorang pria tidak pulang ke rumahnya. Esok harinya, dia memberitahu istrinya bahwa dia menginap di rumah seorang temannya.
Istrinya menelepon 10 orang teman suaminya yang paling akrab, dan hasilnya: 8 orang diantaranya memastikan kalau suaminya menginap di rumah mereka, dan ....... 2 orang lainnya bahkan mengatakan bahwa suaminya MASIH berada di rumah mereka!"

Merasa hal itu sangat menarik, seorang suami yang membaca artikel ini segera menunjukannya pada istrinya yang kemudian juga membacanya. Tak disangka, istrinya yang penasaran malah ingin mengetes apakah apa yang ditulis di artikel ini benar.
Sang suami berusaha mencegahnya tapi ia tidak menggubrisnya. Akhirnya si istri menelpon satu persatu teman akrab suaminya, menanyakan apakah suaminya bersama mereka. Dan hasilnya?
Apa yang ditulis dalam artikel tsb ternyata benar berlaku di seluruh pelosok dunia!

Yang lebih parah, ada salah satu teman suaminya yang malah mengatakan bahwa suaminya mabuk dan sampai sekarang masih tidur di dalam rumahnya.

Dia malah bertanya kepada sang istri itu apakah suaminya perlu dibangunkan untuk berbicara di telepon? Si istri kaget dan tidak mau membuat malu teman suaminya dan berkata, "Sudahlah nggak apa-apa."

Begitu sang istri menutup telepon, handphone suaminya langsung berdering dan ternyata telpon itu dari teman suaminya yang berkata,

"Dimana kamu? Cepat pulang ke rumah! Istrimu mencari kamu dari tadi.
Saya bilang kamu mabuk di rumah saya. Oh ya! jangan lupa minum sedikit bir sebelum pulang..

Cintailah Hidup dan Hiduplah dalam Cinta

Doni, anak semata wayang, hidup di keluarga yang serba berkecukupan. Ayahnya seorang pengusaha yang cukup sukses, sedangkan ibunya seorang wanita karier yang sangat sibuk juga. Tak ada yang meragukan bahwa Doni akan mengukuti jejak ayahnya sebagai pengusaha. Hal ini didukung oleh latar belakang keluarga dan pendidikan formal Doni. Ia selalu ditempatkan di sekolahan yang kulitasnya unggul. Sekolah Internasional, demikian orang biasanya menyebut. Dari segi ekonomi Doni juga tidak pernah merasa kekurangan. Mobil dan sopir yang siap sedia setiap waktu mengantarnya. Pembantu yang selalu menyediakan makanannya pada jam makan. Pokoknya semua fasilitas sudah tersedia. Sekilas teman-temannya melihat kehidupan Doni adalah kehidupan yang sempurna.

Tapi ada satu hal kurang dalam diri Doni. Satu hal yang tidak bisa ia dapatkan dari orang lain. Dan ia begitu merindukannya. Cinta orang tua. Itu yang tidak ia dapatkan dan begitu ia rindukan. Dia cemburu melihat teman-temannya bisa bercengkrama dengan orang tua mereka. Doni suka bertanya dalam hatinya, kapan bisa merasakan cinta orang tua, kasih sayang yang nyata dengan belaian bukan dengan harta. Ia ingin berontak tapi tidak tahu harus berontak pada siapa.

Suatu waktu Doni mendengar ayah-ibunya bertengkar. Kedua orang tuanya itu saling menuduh punya selingkuhan. Hati Doni terasa hancur mendengar itu. Ia seakan disia-siakan oleh orang tuanya hanya karena kesenangan sendiri. Doni ingin lari dari semua itu. Jauh dari orang tua yang tidak memperdulikannya. Rasa cinta mereka tidak ditunjukkan dengan perbuatan hanya dengan kata-kata. Doni sadar ternyata rasa sayang tidak bisa digantikan dengn harta.

Karena ingin mendapat ketenangan, Doni mulai mencarinya di luar rumah. Doni merasa hampa kalau sedang berada di rumah .Dia mulai tidak terkontrol karena tidak ada yang memperhatikan. Pergaulannya juga mulai kelewat batas. Dan..... Doni terjerumus narboka. Hingga akhirnya menjadi pecandu berat. Dan yang lebih parah, ia terkena HIV. Akhirnya…. orang tua Doni menyesal, tapi sudah terlambat. Nasi sudah menjadi bubur. Doni sudah tidak bisa mencintai hidupnya lagi dan ini semua disebabkan karena dalam keluarganya tidak pernah hidup rasa cinta.

Saudaraku…. Tulisan diatas hanyalah sebuah ilustrasi untuk mengingatkan bahwa orang bisa mencintai hidupnya kalau ia hidup di keluarga/lingkungan yang penuh cinta.
Sebenarnya hidup kita ini terlalu singkat untuk kita sia-siakan.

Selasa, 14 Juni 2011

Arti Politik

Seorang anak kecil bertanya pada ayahnya,"Ayah, dapatkah kau jelaskan apakah politik itu?

Ayah berkata,"Nak, aku akan menjelaskan seperti ini: Aku adalah pencari nafkah bagi keluarga, jadi sebutlah aku KAPITALISME.
Ibumu, dia adalah pengatur keuangan, sehingga kita sebut dia PEMERINTAH.
Kami disini untuk memenuhi kebutuhanmu sehingga kau kita sebut RAKYAT.
Bibi pembantu, kita anggap sebagai BURUH.
Sekarang adikmu yang masih bayi, kita sebut dia MASA DEPAN.
Sekarang pikirkanlah hal ini dan pertimbangkanlah apakah ini masuk akal bagimu.
Anak tersebut masuk ke kamarnya dan memikirkan apa yang baru saja dikatakan ayahnya.

Tengah malam, dia mendengar adiknya menangis, lalu dia bangun dan, memeriksanya, dan dia menemukan adiknya basah kuyup dan kotor karena adiknya, pipis dan buang air besar.
Anak itu lantas pergi ke kamar orang tuanya dan, melihat ibunya sedang tidur nyenyak dan mendengkur. Dia tak ingin membangunkan, ibunya, karenanya, ia pergi ke kamar pembantu. Pintunya terkunci, dan dia, mengintip dari lubang kunci dan melihat ayahnya sedang bercinta dengan si pembantu. Dia menyerah dan kembali ke kamarnya.

Pagi berikutnya, anak kecil itu berkata pada ayahnya, "Kurasa sekarang aku, mengerti apa itu politik.",
Ayah menjawab, "Bagus, Nak, ceritakan padaku pendapatmu tentang politik.",
Si anak segera menjawab, "Ketika Kapitalisme sedang memanfaatkan Buruh, Pemerintah tidur, Rakyat hanya bisa menonton dan bingung melihat Masa Depan berada dalam kesulitan besar. :

Berani Berbuat Berani Bertanggung Jawab

Aku memang bukan ahli politik dan juga bukan orang yang tahu banyak tentang politik. Yang aku tahu negeri ini sedang mengahadapi masalah korupsi yang melibatkan anggota partai politik. Dan pada saat akan dibongkar, eh…. kabur dech. Jadi ingat waktu saya masih anak-anak, kepergok waktu mencuri jambu di kebun orang. Setelah kepergok, berusaha lari sekencang-kencangnya supaya tidak ketangkap sama pemilik kebun. Hahaha… Itu waktu saya anak-anak lho…. Tapi yang kabur sekarang apakah masih anak-anak juga ? (Jawab masing-masing aja yach.)

Sesampainya di rumah, masih dengan suara ngos-ngosan dan jambu di tangan, bapak bertanya “ Kamu habis dari mana ? Koq ngos-ngosan begitu, trus ada jambu juga di tangan. Kamu habis nyolong yach ?” Aku hanya terdiam, gak bisa jawab. Ketangkap basah dech. Akhirnya bapak memaksa saya untuk mengaku dan meminta maaf kepada pemilik kebun. Apapun sanksinya nanti kamu harus kamu terima, demikian bapak aku menambahkan.BERANI BERBUAT HARUS BERANI BERTANGGUNG JAWAB, jangan kabur. Itu intinya yang saya dapat waktu itu.

Berani berbuat berani bertanggungjawab. Pernyataan ini mengajarkan kepada kita bahwa kita harus berani/mau menanggung segala resiko atas perbuatan kita . Ungkapan ini juga mengingatkan kita bahwa segala sesuatu ada resikonya. Ungkapan ini juga mengajarkan kepada kita untuk bertanggung jawab dalam setiap keputusan/tindakan yang diambil dalam kehidupan ini. Karena tanpa berani mengambil resiko, maka kita sulit menjalani kehidupan ini atau mungkin disebut 'pengecut'.

Yah, berani berbuat berani berani bertanggung jawab ? Gampang kah ? Kembali ke pribadi masing-masing. Masih ada dalam ingatan saya sewaktu Presiden perusahaan Tokyo Electric Power Co. (Tepco), Masataka Shimizu, mengundurkan diri dengan dengan tidak hormat karena merasa gagal memimpin perusahaan pada saat krisis. Dia juga mengaku bertanggung jawab atas kerugian yang diderita masyarakat setelah instalasi nuklir Fukushima Dai-ichi meledak. Bagaimana dengan negara kita ? Yah… seperti yang saudara tahu juga, disini pasti cari-cari alasan dan bila perlu menyalahkan situasi atau orang lain.

Dewasa ini, teladan berani berbuat dan berani bertanggung jawab serasa makin pudar. Kompromi dengan hal jahat menjadi salah satu pilihan. Banyak tindakan-tindakan yang salah seakan mendapat pembenaran dengan alasan “ banyak orang melakukan hal yang sama”. Sifat egosentris sudah sangat dominan, sehingga hanya memikirkan kepentingan sendiri. Orang takut berpegang pada kebenaran karena kebenaran sering kali tidak populer.

Saudaraku, rasa tanggung jawab perlu dihidupkan kembali agar setiap orang berbuat sesuatu secara sadar bahwa perbuatannya dapat berpengaruh terhadap orang-orang di sekitarnya. Tanpa tanggung jawab, maka banyak orang yang menderita. Bagaimanakah dengan diri kita? Apakah kita selalu bertanggung jawab atas perbuatan kita di tengah kehidupan yang penuh dengan masalah ini?

Senin, 13 Juni 2011

A Day in Hell

One day a guy dies and finds himself in hell. As he is wallowing in despair he has his first meeting with a demon...

Demon: Why so glum chum?
Guy: What do you think? I'm in hell.
Demon: Hell's not so bad. We actually have a lot of fun down here...you a drinkin' man?
Guy: Sure, I love to drink. Love the drinks.
Demon: Well you're gonna love Mondays then. On Mondays that's all we do is drink. Whiskey, tequila, Guinness, wine coolers, diet tab, and fresca...we drink till we throw up and then we drink some more!
Guy: Gee that sounds great.

Demon: You a smoker?
Guy: You better believe it! Love the smoking.
Demon: Alright! You're gonna love Tuesdays. We get the finest cigars from all over the world and smoke our lungs out. If you get cancer - no biggie - you're already dead remember?
Guy: Wow...that's...awesome!

Demon: I bet you like to gamble.
Guy: Why yes as a matter of fact I do. Love the gambling.
Demon: Cause Wednesday you can gamble all you want. Craps, Blackjack, Roulette, Poker, Slots, whatever... If you go Bankrupt...well you're dead anyhow.

Demon: You into drugs?
Guy: Are you kidding? Love drugs! You don't mean...
Demon: That's right! Thursday is drug day. Help yourself to a great big bowl of crack. or smack. Smoke a doobie the size of a submarine. You can do all the drugs you want and if ya overdose - that's right - you're dead - who cares! O.D.!!
Guy: Yowza! I never realized Hell was such a swingin' place!!

Demon: You gay?
Guy: Uh no.

Demon: Ooooh (grimaces) you're really gonna hate Fridays.

Hari Kemaren, Hari Ini dan Hari Esok

Hari kemaren hanya kenangan, begitu kira-kira orang selalu berkata. Yap… sangat setuju. Di hari kemaren, banyak sekali pengalaman yang kita alami. Baik-buruk, sedih-senang, naik-turun, berhasil-gagal, atau yang lainnya mari jadikan sebagai pemicu untuk lebih baik lagi. Sering kali kita terlarut dengan pengalaman-pengalaman yang kita alami, yang membuat kita akan menjadi berpangku tangan. Malas. Mari jadikan pengalaman-pengalaman yang kurang mengesankan sebagai titik awal untuk bangkit dan pengalaman yang indah sebagai titik awal untuk berbuat semakin baik. Kita mungkin pernah mengalami hal yang buruk dan membuat kita terlarut. Apa yang terjadi ? Yang ada kita semakin terpuruk, bukan. Jadi, mari bangkit teman.

Hari ini adalah kenyataan. Kenyataan yang sedang ada di depan mata. Bagaimana anda mengahadapi kenyataan tersebut. Bagaimana dengan fighting spirit anda. Apakah sudah siap ? Banyak sekali orang yang kalah menghadapi kenyataan hari ini. Kenapa ? Karena belum siap, atau tidak mampu melepaskan bayang-bayang hari kemaren. Akhirnya ? Jatuh dan gagal. Jalani hari ini dengan penuh kesiapan karena kemenangan hanya bisa diraih oleh orang-orang yang siap. Bangkitlah kawan, do your best !!! Dan jangan lupa persiapkan diri untuk hari esok.

Hari Esok adalah angan-angan. Yang ada masih sebatas gambaran (angan-angan). Apakah gambaran/angan-angan bisa menjadi kenyataan? Tentu, walau tidak 100 persen sama. Tidak seorang pun diantara kita menginginkan hasil yang buruk di hari esok khan ? Jadi bagaimana dong supaya maksimal ? Buatlah rencana-rencana yang akan dicapai di hari esok. Jangan hanya rencana lho. Perlu juga langkah-langkah yang matang untuk mencapai rencana ini. Kalau semua direncanakan dengan baik dan dengan langkah-langkah yang mantap juga tentu hasilnya akan bagus. Tentunya dengan tidak lupa berdoa kepada Tuhan supaya semuanya diberkati.

Sabtu, 11 Juni 2011

Mengapa Anak Suka Melawan dan Susah Diatur

37 Kebiasaan Orang Tua yang Menghasilkan Perilaku Buruk Pada Anak
Apakah anak anda termasuk anak yang suka melawan dan susah diatur ? Jangan salahkan si anak, karena letak kesalahan sebenarnya ada pada anda, orang tua nya. Pernahkan anda menyadari kebisaan anda yang menyebabkan anak menjadi anak yang suka melawan dan susah diatur.
Menurut Ayah Edi dalam bukunya “MENGAPA ANAK SAYA SUKA MELAWAN DAN SUSAH DIATUR”, ada 37 kebiasaan orang tua yang menyebabkan sifat buruk anak tersebut.

1. Raja yang Tak Pernah Salah
Sewaktu anak masih kecil sering kali kita menyalahkan orang atau benda apabila si anak mengalami hal yang tidak menyenangkan. Contoh kecil saja, saat anak belajar jalan, seringkali si anak terjatuh atau menabrak kursi atau meja. Lalu ia menangis. Umumunya, yang dilakukan orang tua supaya tangisan anak berhenti, kita memukul kursi atau meja atau mengajurkan si anak memukul meja atau kursi tersebut. Secara otomatis akan terbentuk sifat pada si anak kalo dia tidak pernah salah. Lalu bagaimana sebaiknya ? Anjurkan si anak supaya lebih berhati-hati.

2. Berbohong Kecil dan Sering
Seringkali tanpa sadar kita berbohong kepada anak untuk menghindari permintaan nya. Contoh kecil , sering kali si anak menangis saat akan ditinggal orang tua nya untuk bekerja. “ Papa/mama hanya sebentar koq, cuma ke depan saja.” Ini awal dari dari ketidak percayaan anak kepada orang tua. Lalu bagaimana sebaiknya ? Berkatalah jujur pada si anak, beri pengertian kalau orang tuanya harus bekerja.

3. Banyak Mengancam
Rasa ingin tahu anak kecil sangat tinggi. Seringkali si anak melakukan tindakan tanpa ia ketahui resiko nya. Jangan pernah membentak ataupun mengancam anak apabila ia melakukan perbuatan yang membahayakan. Dampingi si anak dan beri pengertian untuk semua tindakan nya.

4. Bicara Tidak Tepat Sasaran
Pernahkan kita menghardik anak dengan kata-kata, “Papa gak mau kamu begini atau begitu” atau “ Papa gak mau kamu begitu lagi. ” Namun kita lupa menjelaskan secara rinci mereka harus seperti apa. Akhirnya si anak beranggapan semua tindakannya tidak disukai orang tua. Sebaiknya gimana ? Komunikasikan dengan si anak apa yang kita inginkan dan jangan lupa memberi pujian atas pengertian nya dan ucapkan juga terima kasih dengan tulus.

5. Menekankan pada Hal-Hal yang Salah
Saat anak-anak bermain dengan tenang, mungkin orang tua tidak menyapa atau mendiamkan saja. Tapi saat mereka bertengkar kita memarahi dan tidak jarang membentak mereka. Menurut anak dengan bertengkar mereka akan mendapat perhatian orang tua. Jadi, sapa dan berilah pujian pada anak-anak saat mereka bermain dengan akur. Peluk mereka sebagai ungkapan senang dan sayang.

6. Merendahkan Diri Sendiri
Jangan pernah menakuti-nakuti anak dengan sosok yang lain apabila ia tidak mendengarkan anda. “Nanti mama bilangin papa kalau kamu maen terus.” Dengan demikian orang tua (ibu) memberikan kesan kalau dia sosok yang tidak mampu memberi perintah pada si anak. Yang terpenting adalah buatkan aturan buat si anak, contohnya, saat anak bermain buat kesepakatan si anak bisa bermain sampai berapa lama.

7. Papa dan Mama tidak Kompak
Mendidik anak adalah tugas ibu dan bapak. Jangan serahkan tanggung jawab terhadap ibu nya saja. Apabila anak melanggar aturan, papa dan ibu harus kompak. Contoh kecil, anak yang asyik menonton dan tidak mengerjakan tugas dianjurkan ibunya terlebih dahulu mengerjakan tugasnya. Tapi si bapak membela anak dengan alasan supaya anaknya tidak stres. Dalam hal ini anak akan beranggapan ibunya jahat dan bapaknya adalah orang yang baik.

8. Campur Tangan Kakek, Nenek, Tante atau Pihak Lain
Saat orang tua kompak menetapkan aturan buat anak, seringkali pihak ketiga (kakek, nenek ataupun tante nya) malah membela si anak. Anak akan membangkan ke orang tua dan akan berlindung dibalik orang yang membelanya. Jadi, komunikasikan juga ke pihak ketiga tersebut aturan-aturan yang kita buat untuk si anak.

9. Menakuti Anak
Saat anak menangis, orang tua sering kali menakut-nakuti anak supaya anak diam . “Kalo nangis terus, ntar disunik dokter lho….” Mungkin si anak akan diam, tapi sadarkah anda bahwa perkataan itu sudah menumbuhkan rasa benci dalam diri si anak. Rasa benci terhadap dokter atau rasa benci terhadap orang yang kita sebutkan. Bagaimana dong ? Anak juga bisa berfikir dewasa, jadi jelaskan pokok permasalahan sesungguhnya. Apa yang menjadi penyebab anak menangis.

10. Ucapan dan Tindakan Tidak Sesuai
Kalau menjanjikan sesuatu kepada anak jangan pernah lupa untuk menepatinya. Jika anda tidak menepatinya maka anak tidak akan percaya kepada anda dan anak mulai membangkang.

11. Hadiah untuk Perilaku Buruk Anak
Pernahkah anak anda menagis di tempat umum minta dibelikan sesuatu (mis: permen). Jawaban pertama anda “Tidak boleh.” Tapi si anak pasti tidak akan kehabisan akal supaya keinginannya terpenuhi. Mungkin tangisnya semakin kencang dan orang tua akhirnya menyerah. “ Ya udah ambil, tapi satu saja yah.” Ini akan membentuk karakter si anak juga, bahwa untuk memenuhi keinginannya dia akan member perlawanan yang heboh dan di tempat yang ‘strategis’. Konsisten lah ! Sekali berkata tidak tetap tidak. Jangan pernah tolerir perilaku buruk anak.

12. Merasa Bersalah Karena Tidak Bisa Memberi yang Terbaik
Karena tuntutan kehidupan/pekerjaan, seringkali waktu bersama dengan anak sangat minim. Karena keterbatasan waktu ini, orang tua seringkali merasa bersalah dan membenarkan semua perilaku si anak termasuk perilaku buruk. Semakin kita merasa bersalah, kita akan membiarkan semua tindakannya dan anak akan semakin sering melakukan nya. Ingat, kualitas pendekatan kita yang perlu dengan waktu yang minim itu.

13. Mudah Menyerah dan Pasrah
Dominan flegmatis adalah ciri sebagian orang tua yang kurang tegas, mudah menyerah, selalu takut salah dan cenderung mengalah, pasrah. Dalam kondisi ini, si anak justu lebih keras dan tegas. Akhirnya orang tua seringkali menyerah/pasrah dengan segala tindakan buruk si anak . Jadi, belajarlah untuk lebih tegas dalam mengambil keputusan terlebih untuk perkembangan sifat anak.

14. Marah yang Berlebihan
Ingat!!! Marah adalah cara mendidik yang paling buruk. Saat marah kita tidak mendidik tapi hanya pelampiasan kekesalan. Usahkan bisa berbicara tegas bukan keras.

15. Gengsi untuk Menyapa
Kita pasti pernah terlanjur marah besar kepada anak dan biasanya efek dari kemarahan ini akan terbawa-bawa ke kehidupan sehari-hari. Rasa kesal yang berujung kita gengsi untuk menyapa. Hubungan menjadi tidak normal. Jadi siapa yang harus mencairkan suasana ini ? Orang tua yang harus memulai, bila perlu minta maaf atas semua kejadian sebelumnya.

16. Memaklumi yang Tidak Pada Tempatnya
Hal ini sering terjadi pada kebanyakan orang tua. Orang tua sering memaklumi kekeliruan yang dilakukan si anak. Misalnya kalau anak laki-laki jahil atau usil, “Maklumlah namanya juga laki-laki” atau yang lebih ekstrim kalau anak memukul atau melukai temannya, orang tua masih sempat mengatakan “ Maklumlah, namanya juga anak-anak.” Apabila kita sudah coba memakluminya, si anak akan berfikir bahwa tindakan nya benar. Ini akan sering terbawa-bawa hingga si anak besar. Dan semakin besar maka akan lebih sulit dikendalikan. Jadi kalau memang anak salah, beri dia pengertian atas tindakan nya.

17. Penggunaan Istilah yang Tidak Jelas Maksudnya
Gunakan kata-kata yang benar-benar dimengerti anak. Kata-kata "awas yach kalo nakal" atau "Jangan macam-macam" akan membingungkan si anak. Ia akan mencoba menafsirkan kata-kata nakal atau macam-macam itu dengan pengertiannya sendiri. Ada baiknya ungkapkan yang lebih spesifik. "Sayang, ntar tidak boleh minta permen yah" atau " Ntar jangan teriak-teriak yah sayang."

18 Mengharap Perubahan Instan
Seringkali orang tua mengharapkan perubahan total dari seorang anak. Misalnya, susah bangun, susah makan, tidak membereskan tempat tidur. Apabila memaksakan dalam waktu singkat, ketika tidak berhasil ia akan frustasi dan akan cenderung membangkang. Jadi, setiap kali akan membuat perubahan diskusikan dengan anak. Ajak anak untuk melakukan perubahan yang paling mudah menurut nya. Beri pujian setiap kali dia melakukan perubahan.

19 Pendengar yang Buruk
Mayoritas dari orang tua susah mendengar penjelasan dari anak. Yang biasa terjadi adalah langsung menyela, menyalahkan dan menasehati. Jarang bertanya permasalahan dan penyebab suatu kejadian/masalah. Contoh kecil, kita menunggu anak yang terlambat pulang sekolah dalam waktu cukup lama. Seringkali kita langsung menasehati tanpa bertanya kenapa dia harus terlambat.

20. Selalu Menuruti Permintaan Anak
Ini adalah cikal-bakal kemanjaan terhadap si anak. Seberapa sayang pun kita terhadap anak tadi tindakan ini bukanlah tindakan mendidik.

21. Terlalu Banyak Larangan
Ini adalah kebalikan dari no. 20. Bangunlah sifat mempercayai si anak. Terlalu banyak larangan akan membuat si anak kedepannya lebih mudah membangkang.

22. Terlalu Cepat Menyimpulkan
Apabila si anak memberi penjelasan atas suatu kejadian, dengarkanlah sampai tuntas. Jangan terlalu cepat memotong pembicaran ataupun menyimpulkan. Anak akan beranggapan kita itu orang yang sok tau, tidak mau mendengar dan menyebalkan.

23. Mengungkit Kesalahan Masa Lalu
Sebagai orang tua, kita pasti tidak suka apabila kesalahan kita di masa lalu diungkit-ungkit. Demikian juga si anak.

24. Suka Membandingkan
Sama halnya seperti sebelumnya, kita sebagai orang tua pasti tidak suka dibanding-bandingkan dengan orang lain. Jangan bandingkan anak dengan kakak/adiknya. Si anak akan berfikir kita orang tua suka pilih kasih dan anak pembanding akan merasa tinggi hati dan cenderung arogan.

25. Paling Benar atau Paling Tahu Segalanya
"Ah, kamu tau apa sih, masih anak kemaren sore aja. Papa/Mama ini sudah lebih tau apa yang harus dilakukan. Kamu tau apa sih?" Kata-kata ini seringkali terlontar dari orang tua, yang mengakibatkan komunikasi akan buntu. Anak akan beranggapan orang tuanya adalah orang yang sombong.

26. Saling Melempar Tanggung Jawab
Pendidikan anak adalah tanggung jawab orang tua tanpa harus mengecualikan ayah maupun ibu. Keberhasilan si anak adalah campur tangan berdua, jadi oranga tua harus saling bekerja sama mendidik anak.

27. Kakak Harus Selalu Mengalah
Kita tidak boleh membenarkan tindakan adik yang salah dengan menunjuk si kakak sebagai biang kesalahan. Hal ini akan mengakibatkan si kakak merasa minder dan tidak percaya diri dan si adik merasa superior dan selalu dibela atas semua tindakannya. Yang salah tetap salah. Komunikasin dengan anak dan yang salah harus minta maaf.

28. Menghukum Secara Fisik
Perhatikan, anak yang sering bertindak kasar (suka memukul) di luar rumah adalah anak sering mendapat kekerasan fisik di rumah. Kekerasan fisik yang sering diterima anak akan menjadikan dia menjadi pribadi yang kejam dan suka kekerasan.

29. Menunda atau Membatalkan Hukuman
Buat kesepakatan dengan anak untuk semua tindakan yang tidak bisa ditolerir. Dan apabila si anak melanggar jangan tunda atau membatalkan hukuman karena alasan lupa atau kasihan. Si anak akan beranggapan orang tua hanya mengancam. Tapi ingat hukuman bukanlah kekerasan fisik.

30. Terpancing Emosi
Untuk memaksakan kehendak, seringkali si anak menguji emosi kita dengan perilakunya yang mengesalkan seperti menangis, merengek. Pada umumnya kita terpancing emosi dan marah. Saat marah ini kita sering jadi mengalah dan si anak akan merasa menang.

31. Menghukum Anak Saat Kita Marah
Jangan pernah memberikan sanksi pada anak saat emosi kita memuncak. Pada saat emosi memuncak, apapun keluar dari mulut kita dan cenderung tindakan kita akan menyakiti. Jadi, kalau sedang benar-benar emosi jauhilah si anak dan berikan sanksi kalau emosi sudah reda.

32. Mengejek
Orang tua yang biasa menggoda anak sering kali secara tidak sadar telah membuat anak kesal. Ingat, jangan buat anak sebagai bahan candaan atau tertawaan kita. Kalau bisa sebaliknya kita yang jadi bahan tertawaan (badut) buat si anak.

33 Menyindir
Sering kali kita, orang tua, tidak tahu cara menyampaikan suatu hal yang baik pada anak. Karena sudah tidak sabar orang tua sering menyindir anak. "Tumben hari gini udah pulang" atau "Sering-sering aja pulang malam atau gak pulang sekalian" atau " Kamu pikir papa/mama ini satpam yang selalu jaga pintu tiap malam?" Ungkapan ini akan memperlebar jarak dengan anak. Tak seorang pun bisa berubah dengan sindiran. Akan lebih baik dengan kata-kata "Sayang, papa/mama khawatir sekali loh sama keselamatan kamu kalo pulang malam-malam."

34. Memberikan Julukan yang Buruk
Siapa pun diantara kita tidak suka dengan julukan yang buruk. Tapi tanpa sadar kita sering memberikan julukan buruk pada anak kita. Contohnya, si bawel, si lemot, si kuntet atau yang lainnya. Ini akan berpengaruh pada perkembangan psikologis anak yang akan menimbulkan rasa minder/rendah diri pada si anak. Jadi berikanlah julukan yang baik pada sianak.

35. Mengumpan Anak yang Rewel
Saat anak rewel meminta sesuatu kita sering kali mengalihkan perhatiannya ke objek yang lain. Biasanya akan akan bertambah marah, jadi selesaikan permasalahannya dengan apa yang menjadi fokus si anak. Kalau kita belum bisa memenuhi, beri pengertian pada si anak.

36. Televisi sebagai Agen Pendidik Anak
Sadarkah kita para orang tua, bahwa banyak siaran televisi terlebih sinetron akan merusak perkembangan si anak. Siaran televisi/sinetron banyak mengajarkan kekerasan, balas dendam dengki dan iri. Jadi, stop menonton itu di depan anak-anak. Gantilah dengan program yang mendidik atau permainan yang lebih edukatif.

37. Mengajari Anak Untuk Balas Dendam
Apabila si anak menjadi objek atau yang tersakiti, karena alasan sayang, kita menyuruh anak untuk balas dendam. Sadar atau tidak, kita sudah mendidik si anak untuk membalas semua perbuatan yang menyakiti dia. Jangan heran jika suatu saat si anak akan membalas ke orang tua apabila ia merasa tersakiti. Sebaiknya, hindari yang menyebabkan dia merasa tersakiti. Atau jika si anak disakiti oleh temannya, laporkan ke orang tuanya.

Jumat, 10 Juni 2011

Diary Suami

Senin :

Seseorang mencuri semua kartu kredit milik saya, tapi saya tidakmelaporkannya. Maling itu tidak menguras uang sebanyak istri saya.

Selasa :

Saya bertanya kepada istri,”Sayang, tempat mana yang terbaik untukmerayakan hari ulang tahun pernikahan kita?” Dia menjawab, “Cobalahtempat yang belum pernah saya kunjungi.” Nah, malam itu sayamengajaknya ke dapur.

Rabu :

Kalo bepergian, kami selalu bergandengan tangan. Hari ini sayalepaskan tangannya, tau-taunya dia malah ngacir ke Sogo.

Kamis :

Istriku paling senang membeli barang yang ditandai TURUN. Hari ini,dia membeli sebuah eskalator.

Jum’at :

Hobi istri saya hanyalah BELANJA, BELANJA, dan BELANJA. Minggu laludia jatuh sakit selama seminggu, tadi saya dengar ada tiga butikakhirnya bangkrut.

Sabtu :

Dia paling senang mengkoleksi barang-barang yang memakai tenagalistrik. Dia beli blender elektrik, panggangan elektrik, pemanasmakanan elektrik, dan serba listrik lainnya. Tadi pagi dia tanya,“Mas, kira-kira barang apa yang belum saya miliki?”; Saya belikan diasebuah kursi listrik !

Minggu :

Hari ini, istri saya menelepon saya dan mengeluh, mobilnya tidak dapatjalan lagi. Saya tanya apa penyebabnya, dia katakan ada air dikarbulatornya. Saya bertanya mobilnya ada dimana, dia bilang nyemplungke kali Ciliwung.

Kamis, 09 Juni 2011

Perawan, Janda dan Partai Politik...

Seorang "janda" yg sudah 3X kawin cerai periksa di Dokter Kandungan.

Waktu dokter mau periksa, terjadi percakapan:Janda: Hati2 periksanya ya dok, saya masih "perawan" lho ...!

Dokter: Lho? Katanya ibu sudah kawin-cerai 3X, mana bisa masih perawan ...?

Janda: Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten ...

Dokter: Oh gitu, tapi suami ibu yg ke-2 gak impoten kan?

Janda: Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak di-apa2in sama dia ...

Dokter: Lalu suami ibu yg ke-3 gak impoten dan bukan gay kan?

Janda: Betul dok, tapi ternyata dia itu orang "PARTAI POLITIK"....

Dokter: Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu ....?

Janda: Dia cuma janji2 aja dok, 'gak pernah realisasi!!!

Dokter: ?!?!?!?!????

Wich Baby are You ?

Jan

Pretty/handsome. Loves to dress up. Easily bored. Fussy. Seldom shows emotions. Takes time to recover when hurt. Sensitive. Down-to-Earth. Stubborn. Repost this in 5 mins and you will meet someone new in 8 days that will perfectly balance your personality.

Feb

Abstract thoughts. Loves reality and abstract. Intelligent and clever. Changing personality. Attractive. Sexiest out of everyone. Tempe ram ental. Quiet, shy and humble. Honest And loyal. Determined to reach goals. Loves freedom. Rebellious when restricted. Loves aggressiveness. Too sensitive and easily hurt. Gets angry really easily but does not show it. Dislikes unnecessary things. Loves making friends but rarely shows it. Horny. Daring and stubborn. Ambitious. Realizing dreams and hopes. Sharp. Loves entertainment and leisure. Romantic on the inside not outside. Superstitious and ludicrous. Spendthrift. Tries to learn to show emotions. Repost this in 5 mins and you will talk to someone new and realize that you are a perfect match.

Mar


Attractive personality. Sexy. Affectionate Shy and reserved. Secretive. Naturally honest, generous and sympathetic. Loves peace and serenity. Sensitive to others. Great kisser. Easily angered. Trustworthy. Appreciative and returns kindness. Hardly shows emotions. Tends to bottle up feelings. Observant and assesses others. If you repost this in the next 5 mins, you will meet your new love in 8 days.

Apr


Suave and compromising. Funny and humorous. Stubborn. Very talkative. Calm and cool. Kind and sympathetic. Concerned and detailed. Loyal. Does work well with others. Very confidant. Sensitive. Positive Attitude. Thinking generous. Good memory. Clever and knowledgeable. Loves to look for information. Able to cheer everyone up and/or make them laugh. Able to motivate oneself and others. Understanding. Fun to be around. Outgoing. Hyper. Bubbly personality. Secretive. Boy/girl crazy. Loves sports, music, leisure and traveling. Systematic. Hot but has brains. If you repost this in 5 mins, a cutie that's caught your eye will introduce themselves and you will realize that you are very much alike in the next 2 days.

May


Stubborn and hard-hearted. Strong-willed and highly motivated. Sharp thoughts. Easily angered. Attracts others and loves attention. Deep feelings. Beautiful physically and mentally. Firm Standpoint. Needs no motivation. Shy towards opposite sex. Easily consoled. Systematic (left brain). Loves to dream. Strong clairvoyance. Understanding. Sickness usually in the ear and neck. Good imagination. Good physical. Weak breathing. Loves literature and the arts. Loves traveling. Dislike being at home. Restless. Not having many children. Hardworking. High-spirited. If you repost this in the next 5 minutes, you will become close to someone you do not speak too much in the next 4 days.

Jun


You've got the best personality and are an absolute pleasure to be around. You love to make new friends and be outgoing. You are a great flirt and more than likely have an a very attractive partner. a wicked hottie. It is also more than likely that you have a massive record collection. You have a great choice in films, and may one day become a famous actor/actress yourself - heck, you've got the looks for it!!! IN the next 6 days you will meet someone that may possibly become one of your closest friends, if you repost this in 5 minutes.

Jul


Fun to be with. Secretive. Difficult to fathom and to be understood. Quiet unless excited or tensed. Takes pride in oneself. Has reputation. Easily consoled. Honest. Concerned about people's feelings. Tactful. Friendly. Approachable. Emotional tempe ram ental and unpredictable. Moody and easily hurt. Witty and sparkly. spazzy at times. Not revengeful. Forgiving but never forgets. dislikes nonsensical and unnecessary things. Guides others physically and mentally. Sensitive and forms impressions carefully. Caring and loving. Treats others equally. Strong sense of sympathy. Wary and sharp. Judges people through observations. Hardworking. No difficulties in studying. Loves to be alone. Always broods about the past and the old friends. Waits for friends. Never looks for friends. Not aggressive unless provoked. Loves to be loved. Easily hurt but takes long to recover. Repost this in the next 5 mins and your reputation will boost someway in the next 12 days

Aug


Outgoing personality. takes risks. feeds on attention. No self-control. Kind hearted. Self-confident. Loud and boisterous. VERY revengeful. Easy to get along with and talk to. Has an "every thing's peachy" attitude. Likes talking and singing. Loves music. Daydreamer. Easily distracted. Hates not being trusted. BIG imagination. Loves to be loved. Hates studying. in need of "that someone". Longs for freedom. Rebellious when withheld or restricted. Lives by "no pain no gain" caring. Always a suspect. Playful. Mysterious. "charming" or "beautiful" to everyone. stubborn. curious. Independent. Strong willed. A fighter. Repost in 5 mins and you will meet the love of your life sometime next month.

Sept


Active and dynamic. Decisive and haste but tends to regret. Attractive and affectionate to oneself. Strong mentality. Loves attention. Diplomatic. Consoling, friendly and solves people's problems. Brave and fearless. Adventurous. Loving and caring. Suave and generous. Usually you have many friends. Enjoys to make love. Emotional. Stubborn. Hasty. Good memory. Moving, motivates oneself and others. Loves to travel and explore. Sometimes sexy in a way that only their lover can understand. If you do not repost this in the next 5 mins, someone very close to you will become mad at you in the next 8 days.

Oct


Loves to chat. Loves those who love them. Loves to takes things at the center. Inner and physical beauty. Lies but doesn't pretend. Gets angry often. Treats friends importantly. Brave and fearless. Always making friends. Easily hurt but recovers easily. Daydreamer. Opinionated. Does not care to control emotions. Unpredictable. Extremely smart, but definitely the hottest AND sexiest of them all. repost this in 5 mins or you will not meet the love of your life for 10 years.

Nov


Trustworthy and loyal. Very passionate and dangerous. Wild at times. Knows how to have fun. Sexy and mysterious. Everyone is drawn towards your inner and outer beauty and independent personality. Playful, but secretive. Very emotional and tempe ram ental sometimes. Meets new people easily and very social in a group. Fearless and independent. Can hold their own. Stands out in a crowd. Essentially very smart. Usually, the greatest men are born in this month. If you ever begin a relationship with someone from this month, hold on to them because their one of a kind. Repost in 5 mins & you will excel in a major event coming up sometime this month.

Dec


This straight-up means you are the most good-looking person possible... Better than all of these other months! Loyal and generous. Patriotic. Competitive in everything. Active in games and interactions. Impatient and hasty. Ambitious. Influential in organizations. Fun to be with. Easy to talk to, though hard to understand. Thinks far with vision, yet complicated to know. Easily influenced by kindness. Polite and soft-spoken. Having lots of ideas. Sensitive. Active mind. Hesitating tends to delay. Choosy and always wants the best. Tempe ram ental. Funny and humorous. Loves to joke. Good debating skills. Has that someone always on his/her mind. Talkative. Daydreamer. Friendly. Knows how to make friends. Abiding. Able to show character. One guy/girl kind of person. Loveable. Easily hurt. Prone to getting colds. Loves music. Pretty/handsome. Loves to dress up. Easily bored. Fussy. Seldom shows emotions. Takes time to recover when hurt. Sensitive.

Begitu Susah Ternyata Masuk Surga.

Sebuah sejoli muda Katolik yang soleh, yang dalam beberapa hari lagi akan menikah, mengalami kecelakan lalu lintas yang mengakibatkan keduanya meninggal. Saat mereka berdua berada di pintu utama mau masuk surga. mereka bertanya-tanya dalam hati apakah mungkin nanti mereka bisa dinikahkan di surga. Saat di datangi oleh St Petrus mereka mengajukan pertanyaa tsb ke st Petrus.

Memperoleh pertanyaan itu, St Petrus sambil mengernyitkan dahi karena sebelumnya belum pernah ada permintan seperti itu, menjawab: Wah saya ndak tahu ya, ntar saya chek dulu. kalian tunggu saja dulu di sini. Dan selanjutnya st Petrus menghilang masuk ke surga sambil sebelumnya tidak lupa menutup pintu surga rapat-rapat.

Kedua sejoli tsb, menunggu dengan sabar di pintu surga (belum boleh masuk soalnya), mereka dengan sabar menunggu, sehari berlalu, seminggu, sebulan, dua bulan dan tiga bulan pun berlalu juga tanpa berita. Kedua sejoli itu sangat cemas, apakah kita akan di sini selamanya, guman mereka dalam hati.

Memasuki akhir bulan keempat, akhirnya st Petrus muncul lagi di pintu dan dengan raut wajah sangat kecapekan, berkata kepada kedua sejoli. Ya, anda berdua akhirnya bisa nikah di surga.

Terima kasih ucap kedua sejoli itu serentak dan penuh kelegaan. Tapi namanya anak muda, tanpa sadar si perempuan bertanya kepada st Petrus: “Ini mau tanya saja ya Om Petrus, kalau nanti setelah nikah tapi akhirnya kami tidak cocok, apakah bisa juga cerai di surga?”

Mendengar pertanyaan tsb dengan muka merah dibalik janggutnya yang sudah panjang dan memutih, St Petrus menghentakkan kakinya sambil menahan amarah.

“Maaf, maaf, apakah kami salah bertanya?” Kata kedua sejoli sambil ketakutan.

“Yang benar saja”, jawab st Petrus, dengan kesal. “Saya butuh hampir 4 bulan mengudak-udak dan menyanyain ratusan ribu penghuni surga untuk mencari seorang pastor untuk meresmikan pernikahan anda nantinya, dan apakah anda bisa bayangkan butuh berapa lama nanti bagi saya untuk mencari seorang Lawyer disana bila anda mau cerai???”

Rabu, 08 Juni 2011

ORANG BODOH AKHIRNYA PEGANG PERANAN

Jokes only

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di bisnis. Agar bisnisnya
berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar
adalah orang bodoh.

2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar
yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh
memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar
untuk membuatnya.

5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). Oleh karena
itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya
orang bodoh.

6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang
pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah
mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.

7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi
staffnya orang bodoh.

8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar
yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar
"meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata
orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.


PERTANYAAN:
1. Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh??
2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh??
3. Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh??

Kesimpulan:
1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya
telah dibodohi oleh orang bodoh.
2. Jadilah Orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
3. Kata kunci nya adalah "resiko" dan "berusaha", karena orang bodoh
perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha
agar resiko betul-betul kecil. Orang pinter perpikir panjang maka dia
bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil
resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh.

Asal mula nama orang batak & marganya

"(Just Jokes) "

Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang pendekar wanita, Butet namanya.

Sebelum lulus dari Pandapotan silat, ia harus menempuh ujian Nasution.

Agar bisa berkonsentrasi, dia memutuskan untuk menyepi ke gunung dan berlatih.

Saat di perjalanan, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu setempat. Beberapa pemuda tanggung yang lagi nonton sabung ayam sambil Toruan, langsung Hutasoit-soit melihat Butet yang seksi dan gayanya yang Hotma itu. Tapi Butet tidak peduli, dia jalan Sitorus memasuki rumah makan tanpa menanggapi, meskipun sebagai perempuan yang ramah tapi ia tak gampang Hutagaol dengan Sembiring orang.

Naibaho ikan gurame yang dibakar Sitanggang dengan Batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan Nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut, Butet melanjutkan perjalanan.

Ternyata jalan ke sana berbukit-bukit. Kadang Nainggolan, kadang Manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak Pohan. Kebanyakan Pohan Tanjung. Beberapa diantaranya ada yang Simatupang diterjang badai semalam. Begitu sampai di atas gunung, Butet berujar "Wow, Siregar sekali hawanya" katanya, berbeda dengan kampungnya yang Panggabean. Hembusan Perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan, sambil diiringi Riama musik dari mulutnya. Sejauh Simarmata memandang warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang Girsang, semuanya Singarimbun.

Tampak di seberang, lautan dan ikan Lumban-lumban. Terbawa suasana,mulanya Butet ingin berenang. Tetapi yang ditemukannya hanyalah bekas kolam Siringo-ringo yang akan di-Hutauruk dengan Tambunan tanah. Akhirnya, dia memutuskan untuk berjalan-jalan di pinggir hutan saja,yang suasananya asri, meskipun nggak ada Tiurma melambai kayak di pantai. Sedang asik-asiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh seekor ular yang sangat besar. "Sinaga!" teriaknya ketakutan sambil lari Sitanggang-langgang.

Celakanya, dia malah terpeleset dari Tobing sehingga bibirnya Sihombing.

Karuan Butet menangis Marpaung-paung lantaran kesakitan. Tetapi dia lantas ingat, bahwa sebagai pendekar pantang untuk menangis. Dia harus Togar.

Maka, dengan menguat-nguatkan diri, dia pergi ke tabib setempat untuk melakukan Pengobatan.

Tabib tergopoh-gopoh Simangunsong di pintu untuk menolongnya. Tabib bilang, bibirnya harus di-Panjaitan. "Hm, biayanya Pangaribuan" kata sang tabib setelah memeriksa sejenak. "Itu terlalu mahal. Bagaimana kalau Napitupulu saja?" tawar si Butet. "Napitupulu terlalu murah. Pandapotan saya kan kecil". "Jangan begitulah. Masa' tidak Siahaan melihat bibir saya Sihombing begini? Apa saya mesti Sihotang, bayar belakangan? Nggak mau kan ?"

"Baiklah, tapi pakai jarum yang Sitompul saja" sahut sang mantri agak kesal.

"Cepatlah! Aku sudah hampir Munthe. Saragih sedikit tidak apa-apalah".

Malamnya, ketika sedang asik-asiknya berlatih sambil makan kue Lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan Rajagukguk. Dia Bonar-bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di semak-semak dan tiba-tiba berbunyi "Poltak!" keras sekali. "Ada Situmorang?" tanya Butet sambil memegang stik Gultom erat-erat untuk menghadapi Sagala kemungkinan. Terdengar suara pelan, "Situmeang". "Sialan, cuma kucing..." desahnya lega. Padahal dia sudah sempat berpikir yang Silaen-laen.

Selesai berlatih, Butet-pun istirahat. Terkenang dia akan kisah orang tentang Hutabarat di bawah Tobing pada jaman dulu dimana ada Simamora, gajah Purba yang berbulu lebat.

Keesokan harinya, Butet kembali ke Pandapotan silatnya. Di depan ruang ujian dia membaca tulisan: "Harahap tenang! Ada ujian. "Wah telat, emang udah jam Silaban sih". Maka Siboru-boru dia masuk ke ruangan sambil menyanyi-nyanyi.

Di-Tigor-lah dia sama gurunya "Butet, kau jangan ribut!, bikin kacau konsentrasi temanmu!" Butet, dengan tanpa Malau-malau langsung Sijabat tangan gurunya, "Nggak Pakpahan guru, sekali-sekali?!".

Akhirnya, luluslah Butet dan menjadi orang yang disegani karena mengikuti wejangan guru Pandapotan silatnya untuk selalu, "Simanjuntak gentar, Sinambela yang benar!"

Pengakuan dosa

Seorang imam yang biasa melayani pengakuan dosa, tiba-tiba mendapat panggilan untuk pertemuan mendadak,karena tidak mungkin meninggalkan pekerjaannya,sang imam meminta tolong kepadatemannya seorang rabbi untuk menggantikan.

Si Rabbi mengatakan bahwa ia tidak tahu sedikitpun tentang pengakuan dosa.
Imampun mengajak si Rabbi untuk ikut dengannya dan memperhatikan apa yang ia lakukan. Akhirnya mereka berada di dalam kamar pengakuan dosa.

Tidak lama kemudian masuklah orang pertama.

Orang I : "Pastor....saya ingin mengaku dosa..."
Imam : "Apa yang telah engkau lakukan?"
Orang I : "Aku telah berzinah"
Imam : "Berapa Kali?"
Orang I : "Tiga kali"
Imam : "Ucapkan pujian pada Bunda Maria, masukkan Rp.50.000,00 ke kotak
sumbangan dan dosamu telah diampuni..."
Orang I : "Terima kasih..." (dan orang tersebut pergi)

Kemudian masuk lagi orang kedua dan percakapanpun dimulai...
Orang II : "Pastor... saya ingin mengaku dosa."
Imam : "Apa yang telah engkau lakukan?"
Orang II : "Aku telah berzinah."
Imam : "Berapa Kali?"
Orang II : "Tiga kali"
Imam: "Ucapkan pujian pada Bunda Maria, masukkan Rp.50.000,00 ke kotak sumbangan dan dosamu telah diampuni."
Orang II : "Terima kasih..."

Si Rabbi akhirnya mengerti dan memahami caranya, karena merasa yakin bahwa si Rabbi sudah bisa melakukannya, imam pun pergi menghadiri pertemuan penting.

Beberapa saat kemudian masuklah orang ketiga...
Orang III: "Pastur... saya ingin mengaku dosa.."
Rabbi : "Apa yang telah engkau lakukan?"
Orang III: "Aku telah berzinah..."
Rabbi : "Berapa Kali?"
Orang III: "Satu kali"
Rabbi : "Lakukanlah dua kali lagi, hari ini kita punya paket special... 3 kali
cuma Rp. 50.000,00"
Orang III: ???????

ORANG BILANG PASTOR.....

Bila ia ditahbiskan terlalu muda, orang bilang :

'Masih bocah koq sudah disuruh jadi pastor'

Bila ia ditahbiskan sudah tua, orang bilang :

'Dia jadi pastor 'kan karna ngak laku kawin'

Bila ia cukup ganteng, orang bilang :

'Bego amat tuh cowoq! cakep2 koq jadi pastor, kenapa ngak kawin saja ya? gue juga mau sama kamu!'

Bila wajah tidak mendukung, orang bilang :

'Memang lebih baik jadi pastor saja, daripada frustasi tidak ada yang mau'

Bila terlalu rajin berdoa, orang bilang :

'koq seperti orang Farisi saja!'

Bila ia kurang saleh dan tidak nampak berdoa, orang bilang :

'di kotbah dia menyuruh berdoa, dia sendiri tidak menghayati'

Kalau ia rapi berpakaian bagus, orang bilang :

'Pastor koq seperti peragawan'

Kalau ia berpakaian seadanya, orang bilang :

'sering tampil dimuka umum, koq ngak bisa ngurus badan'

Kalau ia naik mobil, orang bilang :

'Ia tak menghayati kaul kemiskinan'

Kalau ia sering jalan kaki ngak mau naik kendaraan, orang bilang :

'jadi pastor koq tidak menghargai waktu'

Kalau kotbahnya banyak bicara tentang Tuhan, orang bilang :

'bikin ngantuk!'

Kalau khotbahnya membuat orang terpingkal2 digereja, orang bilang :

'melawak koq dimimbar gereja'

Kalau khotbahnya banyak memakai contoh hidup sehari2, orang bilang :

'sialan, pengakuan dosa gua dijadikan contoh khotbah'

Kalau ia banyak bergaul dengan cowoq2, orang bilang :

'mentang2 jadi pastor lalu anti wanita'

Kalau ia suka bergaul dengan anak2, orang bilang :

'wah baik-baik sama anak kecil biar bisa ndekati ibu dan kakaknya'

Kalau ia terlalu banyak bergaul dengan para pengusaha, orang bilang:

'mainnya kelas atas nih ye....!'

Kalau ia suka bergaul dengan ibu2, orang bilang :

'masa kecil kurang bahagia, mainnya sama ibu2 melulu, masih pengen ngempeng kali!'

Kalau ia hafal harga cat dan semen, orang bilang :

'Pastor koq seperti pemborong'

Kalau ia tak tau apa2 tentang harga pasar, orang bilang :

'Pastor koq tidak tau menahu suka duka hidup umat'

Kalau ia makan cukup banyak, orang bilang :

'Pastor koq ngak bisa nahan lapar'

Kalau ia makan terlalu sedikit, orang bilang :

'Jadi pastor koq ngak menghargai masakan umat'

Kalau ia suka berkunjung kekeluarga tertentu, orang bilang :

'Pastor koq pilih kasih'

Kalau ia tak pernah mengadakan kunjungan umat, ia langsung diprotes:

'Ngapain jadi pastor kalau kerjanya cuma ngendon di pastoran'

Kalau ia berminat pada kegiatan sosial dan politik, ia dituduh komunis, ekstrim kiri dan penganut teologi pembebasan.

Kalau ia ikut ME, Choice dan Karismatik, orang bilang :

'Modern nih ye..!'

Kalau ia tak ikut kegiatan apa2, orang bilang :

'Pastor koq cuma tukang misa'

Kalau ia hafal judul2 film termasuk semua tokoh sinetron dan telenovela, orang bilang :

'Pastor koq terlalu duniawi'

Kalau ia sering ngantar rombongan ziarah ke Eropa, orang bilang :

'umat saja hidupnya kembang kempis, dianya keluar negeri kayak ke pasar Senen aja'

Kalau ia tak pernah keluar negeri, orang bilang :

'kasihan, jadi pastor di ibukota koq picik dan kuper!'

Kalau ia tak pernah dipindah sejak tahbisan, orang bilang :

'Dia memang kurang bisa dipercaya menghadapi situasi dan lingkungan baru'

Kalau ia dipindah, orang bilang :

'ada apa ya, koq disuruh pindah sama Uskup?'

Kalau ia tak dikirim sekolah keluar negeri, orang bilang :

'Ya, memang otaknya ngak nyampe buat belajar, terang aja mentoknya cuma jadi pastor paroki'

Kalau ia dikirim sekolah keluar negeri, orang bilang :

'Biar saja dia pergi jauh demi keselamatan panggilannya'

Kalau ia sering pulang nengok orang tua dan famili2 dekat, orang bilang: 'Pastor koq masih mbok mboken'

Kalau ia jarang menengok keluarga, orang bilang :

'masih punya perasaan ngak sih?!'

Kalau ia tidak merokok, orang bilang :

'sudah tidak kawin, ngak punya isteri, ngak merokok lagi, mau cari apa lagi dalam hidup ini?'

Oh...Pastor! pantesan ngak pada mau jadi pastor!

Diambil dari : Buku Perayaan Ekaristi keluarga besar

The same joke and the same problem

A man once sat in the audience and cracked a joke, all of them laughed like crazy.

After a moment, he cracked the same joke again, and a little less people laughed this time.

He cracked the same once again, and very few people laughed. He cracked it again, until there was no laughter in the crowd.

He then smile and said "when you can't laugh on the same joke again, then why do you keep CRYING over the same problems?"

Have a wonderful weekend

Akhirnya Kau Tau

Ita yang baru masuk SMU, masa-masa pubernya bikin dia centil dan suka ngerjain orang. Kali ini dia dapet kata-kata baru buat ngerjain orang. Hari pertama, dia nelepon temannya :
"Rin, gue udah tau semuanya !"
"Hah.." Suara disana terdengar lemas. "Ta, elu jangan bilang Indri kalo gue jalan sama cowoknya ya Ta. Gue ada voucher makan di HokBen, elu jangan bilang-bilang yah. Sori gue cuma bisa ngasih itu doang."
"Oke lah, gue sih terima aja, lu kan temen gue." Begitu telepon ditutup, Ita langsung teriak girang. "Wah oke juga nih, gue dapet voucher HokBen !! Coba gue praktekin lagi."
Kali ini Ita masuk kamar kakaknya dan langsung bicara pelan didekat kuping kakaknya yang lagi tiduran.
"Wa, gue udah tau semuanya. Ternyata gitu ya Wa."
Dewa langsung bangun, mengambil sebuah kunci dan berbisik pada Ita. "Ta, lu boleh pake mobil sebulan penuh plus gue kasih bensinnya. Tapi jangan bilang Papi kalo gue nge-gile yah !!!"
"Beres.... "
Ita benar-benar girang, kali ini dia mencegat Papinya yang baru pulang kerja. "Pah,." Ita mengejar Papinya yang cuek bebek "Pah, Ita mau ngomong."
"Ada apa sih Ta ?!! Papa capek nih."
"Ita udah tau semuanya Pah..."
Mendadak Papanya celingukan, mengeluarkan HP dan menelepon seseorang "Ta, Credit Card kamu udah Papa aktifkan lagi. Tapi !!! Jangan pernah bilang Mama soal si Ijah."
Ita girang campur sebel. Ternyata Papanya menduakan Mama cuma demi pembantunya si Ijah Ita langsung berlari tanpa sepatah katapun.
Diluar, Ita bertemu Pak Udi, sopirnya yang sudah belasan tahun bekerja dirumahnya. Ita mulai usil lagi. Dia kesal juga, pasti dia tau soal si Ijah, tapi bungkam selama ini, gue kerjain juga nih, pikirnya.
"Pak !!!" Ita benar-benar membuat kaget sopirnya "Saya sudah tau semuanya."
Pak Udi terbengong, dan perlahan meneteskan airmata.
Ita malah bingung.
"Ita !!! Peluklah Bapakmu ini Sayang. Akhirnya kau tahu juga Nak!!?!

Susan dan Diana

Seorang jaksa sedang bertanya kepada terdakwa, seorang istri yang melakukan pemukulan pada suami.Jaksa: "Apakah yang dikatakan suami kepada Anda pagi itu?"Terdakwa: "Dia mengatakan, 'Sekarang sudah jam berapa, Diana?'"Jaksa: "Lalu mengapa Anda menjadi marah dan memukul suami Anda hanya karena pertanyaan seperti itu?"Terdakwa: "Karena nama saya adalah Susan."

21 Depok

Kriiiiingg.kriiiiin gg...kriiiinggg.
Hari minggu Jam 8.30 pagi telpon kantor di bioskop 21 depok bunyi..

" haloo.. selamat pagi,.. bioskop 21 depok. Ada yg bisa dibantu?"
resepsionis bioskop dg ramahnya angkat telpon

"pagi mbak. saya mo tanya, bioskop mulainya jam berapa yach" tanya seseorang
disebrang sana

"jam 12.30 pak.." si cewe entu bilang

" ok dech..makasih yach.." klik. ...........

Kriiing.. kriiing.kriingg

" haloo.. selamat pagi,.. bioskop 21 depok. Ada yg bisa dibantu?" kembali
sang resepsionis menjawab.

"pagi juga. hmm..maaf mba.. bioskop maen yg pertama jam berapa yach?"
ternyata orang itu lagi yang telpon..

"oohh.. bpk yg tadi yach,.. kan tadi sudah dibilang jam 12.30 pak." dg
sedikit kesel si mba itu ngejawab

"oh gitu. maaf lagi yach mba,.. bisa di percepat ga yach maennya.. misalnya
jadi jam 10"

"loh ga bisa dong pak..itukan dah dijadwalkan. "

"oke dach mba,.. makasih yach ."
............ .
Kriiing.. kriiing.kriingg
Jam 9.30 pagi, telpon resepsionis bunyi lagi

" haloo.. selamat pagi,.. bioskop 21 depok. Ada yg bisa dibantu?"

"maaf mba,.. saya orang yg tadi. bioskop jam 12.30 yach mulai nya.. masih
bisa dijadwalkan ulang ga yach?"

"bpk gimana sih..kan udah dibilang tadi,. Jadwal bioskop sudah gabisa
digonta-ganti. jgn ganggu trus dong. Sebetulnya apa sich maunya?"

"bukan begitu mba,.. saya sekarang lagi didalem bioskop nih,
kekunci..semalem nonton midnight ketiduran.."

"capeeeee dechhhh.."

Rabu, 01 Juni 2011

Pidato Habibie (Hari Lahir Pancasila)

Ini dia salinan lengkap pidato Presiden RI ke 3, BJ Habibie yang sangat memukau yang disampaikan pada Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2011.

Reaktualisasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Yth. Presiden RI, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono,Yth Presiden ke-5, Ibu Megawati SoekarnoputriYth. Para mantan Wakil Presiden. Yth Pimpinan MPR dan Lembaga Tinggi Negara lainnya, Bapak-bapak dan Ibu-ibu para anggota MPR yang saya hormati, Serta seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai. Assalamu ‘alaikum wr wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Hari ini tanggal 1 Juni 2011, 66 tahun lalu, tepatnya 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Bung Karno menyampaikan pandangannya tentang fondasi dasar Indonesia Merdeka yang beliau sebut dengan istilah Pancasila sebagai philosofische grondslag (dasar filosofis) atau sebagai weltanschauung (pandangan hidup) bagi Indonesia Merdeka.

Selama 66 tahun perjalanan bangsa, Pancasila telah mengalami berbagai batu ujian dan dinamika sejarah sistem politik, sejak jaman demokrasi parlementer, demokrasi terpimpin, era Orde Baru hingga demokrasi multipartai di era reformasi saat ini. Di setiap zaman, Pancasila harus melewati alur dialektika peradaban yang menguji ketangguhannya sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia yang terus berkembang dan tak pernah berhenti di satu titik terminal sejarah.

Sejak 1998, kita memasuki era reformasi. Di satu sisi, kita menyambut gembira munculnya fajar reformasi yang diikuti gelombang demokratisasi di berbagai bidang. Namun bersamaan dengan kemajuan kehidupan demokrasi tersebut, ada sebuah pertanyaan mendasar yang perlu kita renungkan bersama: Di manakah Pancasila kini berada?

Pertanyaan ini penting dikemukakan karena sejak reformasi 1998, Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa lalu yang tak lagi relevan untuk disertakan dalam dialektika reformasi. Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan kebebasan berpolitik.

Mengapa hal itu terjadi? Mengapa seolah kita melupakan Pancasila?

Para hadirin yang berbahagia,

Ada sejumlah penjelasan, mengapa Pancasila seolah "lenyap" dari kehidupan kita. Pertama, situasi dan lingkungan kehidupan bangsa yang telah berubah baik di tingkat domestik, regional maupun global. Situasi dan lingkungan kehidupan bangsa pada tahun 1945 -- 66 tahun yang lalu -- telah mengalami perubahan yang amat nyata pada saat ini, dan akan terus berubah pada masa yang akan datang. Beberapa perubahan yang kita alami antara lain: (1) terjadinya proses globalisasi dalam segala aspeknya; (2) perkembangan gagasan hak asasi manusia (HAM) yang tidak diimbagi dengan kewajiban asasi manusia (KAM); (3) lonjakan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat, di mana informasi menjadi kekuatan yang amat berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan, tapi juga yang rentan terhadap "manipulasi" informasi dengan segala dampaknya.

Ketiga perubahan tersebut telah mendorong terjadinya pergeseran nilai yang dialami bangsa Indonesia, sebagaimana terlihat dalam pola hidup masyarakat pada umumnya, termasuk dalam corak perilaku kehidupan politik dan ekonomi yang terjadi saat ini. Dengan terjadinya perubahan tersebut diperlukan reaktualisasi nilai-nilai pancasila agar dapat dijadikan acuan bagi bangsa Indonesia dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi saat ini dan yang akan datang, baik persoalan yang datang dari dalam maupun dari luar. Kebelum-berhasilan kita melakukan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila tersebut menyebabkan keterasingan Pancasila dari kehidupan nyata bangsa Indonesia.

Kedua, terjadinya euphoria reformasi sebagai akibat dari traumatisnya masyarakat terhadap penyalahgunaan kekuasaan di masa lalu yang mengatasnamakan Pancasila. Semangat generasi reformasi untuk menanggalkan segala hal yang dipahaminya sebagai bagian dari masa lalu dan menggantinya dengan sesuatu yang baru, berimplikasi pada munculnya ‘amnesia nasional' tentang pentingnya kehadiran Pancasila sebagai grundnorm (norma dasar) yang mampu menjadi payung kebangsaan yang menaungi seluruh warga yang beragam suku bangsa, adat istiadat, budaya, bahasa, agama dan afiliasi politik. Memang, secara formal Pancasila diakui sebagai dasar negara, tetapi tidak dijadikan pilar dalam membangun bangsa yang penuh problematika saat ini.

Sebagai ilustrasi misalnya, penolakan terhadap segala hal yang berhubungan dengan Orde Baru, menjadi penyebab mengapa Pancasila kini absen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Harus diakui, di masa lalu memang terjadi mistifikasi dan ideologisasi Pancasila secara sistematis, terstruktur dan massif yang tidak jarang kemudian menjadi senjata ideologis untuk mengelompokkan mereka yang tak sepaham dengan pemerintah sebagai "tidak Pancasilais" atau "anti Pancasila".

Pancasila diposisikan sebagai alat penguasa melalui monopoli pemaknaan dan penafsiran Pancasila yang digunakan untuk kepentingan melanggengkan kekuasaan. Akibatnya, ketika terjadi pergantian rezim di era reformasi, muncullah demistifikasi dan dekonstruksi Pancasila yang dianggapnya sebagai simbol, sebagai ikon dan instrumen politik rezim sebelumnya. Pancasila ikut dipersalahkan karena dianggap menjadi ornamen sistem politik yang represif dan bersifat monolitik sehingga membekas sebagai trauma sejarah yang harus dilupakan.

Pengaitan Pancasila dengan sebuah rezim pemerintahan tententu, menurut saya, merupakan kesalahan mendasar. Pancasila bukan milik sebuah era atau ornamen kekuasaan pemerintahan pada masa tertentu. Pancasila juga bukan representasi sekelompok orang, golongan atau orde tertentu.

Pancasila adalah dasar negara yang akan menjadi pilar penyangga bangunan arsitektural yang bernama Indonesia. Sepanjang Indonesia masih ada, Pancasila akan menyertai perjalanannya. Rezim pemerintahan akan berganti setiap waktu dan akan pergi menjadi masa lalu, akan tetapi dasar negara akan tetap ada dan tak akan menyertai kepergian sebuah era pemerintahan!

Para hadirin yang berbahagia,

Pada refleksi Pancasila 1 Juni 2011 saat ini, saya ingin menggarisbawahi apa yang sudah dikemukakan banyak kalangan yakni perlunya kita melakukan reaktualisasi, restorasi atau revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam rangka menghadapi berbagai permasalahan bangsa masa kini dan masa datang.
Problema kebangsaan yang kita hadapi semakin kompleks, baik dalam skala nasional, regional maupun global, memerlukan solusi yang tepat, terencana dan terarah dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pemandu arah menuju hari esok Indonesia yang lebih baik.

Oleh karena Pancasila tak terkait dengan sebuah era pemerintahan, termasuk Orde Lama, Orde Baru dan orde manapun, maka Pancasila seharusnya terus menerus diaktualisasikan dan menjadi jati diri bangsa yang akan mengilhami setiap perilaku kebangsaan dan kenegaraan, dari waktu ke waktu. Tanpa aktualisasi nilai-nilai dasar negara, kita akan kehilangan arah perjalanan bangsa dalam memasuki era globalisasi di berbagai bidang yang kian kompleks dan rumit.

Reformasi dan demokratisasi di segala bidang akan menemukan arah yang tepat manakala kita menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam praksis kehidupan berbangsa dan bernegara yang penuh toleransi di tengah keberagaman bangsa yang majemuk ini.
Reaktualisasi Pancasila semakin menemukan relevansinya di tengah menguatnya paham radikalisme, fanatisme kelompok dan kekerasan yang mengatasnamakan agama yang kembali marak beberapa waktu terakhir ini.
Saat infrastruktur demokrasi terus dikonsolidasikan, sikap intoleransi dan kecenderungan mempergunakan kekerasan dalam menyelesaikan perbedaan, apalagi mengatasnamakan agama, menjadi kontraproduktif bagi perjalanan bangsa yang multikultural ini. Fenomena fanatisme kelompok, penolakan terhadap kemajemukan dan tindakan teror kekerasan tersebut menunjukkan bahwa obsesi membangun budaya demokrasi yang beradab, etis dan eksotis serta menjunjung tinggi keberagaman dan menghargai perbedaan masih jauh dari kenyataan.

Krisis ini terjadi karena luruhnya kesadaran akan keragaman dan hilangnya ruang publik sebagai ajang negosiasi dan ruang pertukaran komunikasi bersama atas dasar solidaritas warganegara. Demokrasi kemudian hanya menjadi jalur antara bagi hadirnya pengukuhan egoisme kelompok dan partisipasi politik atas nama pengedepanan politik komunal dan pengabaian terhadap hak-hak sipil warganegara serta pelecehan terhadap supremasi hukum.

Dalam perspektif itulah, reaktualisasi Pancasila diperlukan untuk memperkuat paham kebangsaan kita yang majemuk dan memberikan jawaban atas sebuah pertanyaan akan dibawa ke mana biduk peradaban bangsa ini berlayar di tengah lautan zaman yang penuh tantangan dan ketidakpastian?

Untuk menjawab pertanyaan itu, kita perlu menyegarkan kembali pemahaman kita terhadap Pancasila dan dalam waktu yang bersamaan, kita melepaskan Pancasila dari stigma lama yang penuh mistis bahwa Pancasila itu sakti, keramat dan sakral, yang justru membuatnya teraleinasi dari keseharian hidup warga dalam berbangsa dan bernegara. Sebagai sebuah tata nilai luhur (noble values), Pancasila perlu diaktualisasikan dalam tataran praksis yang lebih ‘membumi' sehingga mudah diimplementasikan dalam berbagai bidang kehidupan.

Para hadirin yang berbahagia,

Sebagai ilustrasi misalnya, kalau sila kelima Pancasila mengamanatkan terpenuhinya "keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia", bagaimana implementasinya pada kehidupan ekonomi yang sudah menggobal sekarang ini?

Kita tahu bahwa fenomena globalisasi mempunyai berbagai bentuk, tergantung pada pandangan dan sikap suatu Negara dalam merespon fenomena tersebut. Salah satu manifestasi globalisasi dalam bidang ekonomi, misalnya, adalah pengalihan kekayaan alam suatu Negara ke Negara lain, yang setelah diolah dengan nilai tambah yang tinggi, kemudian menjual produk-produk ke Negara asal, sedemikian rupa sehingga rakyat harus "membeli jam kerja" bangsa lain. Ini adalah penjajahan dalam bentuk baru, neo-colonialism, atau dalam pengertian sejarah kita, suatu "VOC (Verenigte Oostindische Companie) dengan baju baru".

Implementasi sila ke-5 untuk menghadapi globalisasi dalam makna neo-colnialism atau "VOC-baju baru" itu adalah bagaimana kita memperhatikan dan memperjuangkan "jam kerja" bagi rakyat Indonesia sendiri, dengan cara meningkatkan kesempatan kerja melalui berbagai kebijakan dan strategi yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

Sejalan dengan usaha meningkatkan "Neraca Jam Kerja" tersebut, kita juga harus mampu meningkatkan "nilai tambah" berbagai produk kita agar menjadi lebih tinggi dari "biaya tambah"; dengan ungkapan lain, "value added" harus lebih besar dari "added cost". Hal itu dapat dicapai dengan peningkatan produktivitas dan kualitas sumberdaya manusia dengan mengembangkan, menerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam forum yang terhormat ini, saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para tokoh dan cendekiawan di kampus-kampus serta di lembaga-lembaga kajian lain untuk secara serius merumuskan implementasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam lima silanya dalam berbagai aspek kehidupan bangsa dalam konteks masa kini dan masa depan.

Yang juga tidak kalah penting adalah peran para penyelenggara Negara dan pemerintahan untuk secara cerdas dan konsekuen serta konsisten menjabarkan implementasi nilai-nilai Pancasila tersebut dalam berbagai kebijakan yang dirumuskan dan program yang dilaksanakan. Hanya dengan cara demikian sajalah, Pancasila sebagai dasar Negara dan sebagai pandangan hidup akan dapat ‘diaktualisasikan' lagi dalam kehidupan kita.

Memang, reaktualisasi Pancasila juga mencakup upaya yang serius dari seluruh komponen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai sebuah visi yang menuntun perjalanan bangsa di masa datang sehingga memposisikan Pancasila menjadi solusi atas berbagai macam persoalan bangsa. Melalui reaktualisasi Pancasila, dasar negara itu akan ditempatkan dalam kesadaran baru, semangat baru dan paradigma baru dalam dinamika perubahan sosial politik masyarakat Indonesia.

Para hadirin yang saya hormati,

Oleh karena itu saya menyambut gembira upaya Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akhir-akhir ini gencar menyosialisasikan kembali empat pilar kebangsaan yang fundamental: Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Keempat pilar itu sebenarnya telah lama dipancangkan ke dalam bumi pertiwi oleh para founding fathers kita di masa lalu.
Akan tetapi, karena jaman terus berubah yang kadang berdampak pada terjadinya diskotinuitas memori sejarah, maka menyegarkan kembali empat pilar tersebut, sangat relevan dengan problematika bangsa saat ini. Sejalan dengan itu, upaya penyegaran kembali juga perlu dilengkapi dengan upaya mengaktualisasikan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam keempat pilar kebangsaan tersebut.

Marilah kita jadikan momentum untuk memperkuat empat pilar kebangsaan itu melalui aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai weltanschauung, yang dapat menjadi fondasi, perekat sekaligus payung kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan membumikan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian kita, seperti nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai permusyawaratan dan keadilan sosial, saya yakin bangsa ini akan dapat meraih kejayaan di masa depan. Nilai-nilai itu harus diinternalisasikan dalam sanubari bangsa sehingga Pancasila hidup dan berkembang di seluruh pelosok nusantara.

Aktualisasi nilai-nilai Pancasila harus menjadi gerakan nasional yang terencana dengan baik sehingga tidak menjadi slogan politik yang tidak ada implementasinya. Saya yakin, meskipun kita berbeda suku, agama, adat istiadat dan afiliasi politik, kalau kita mau bekerja keras kita akan menjadi bangsa besar yang kuat dan maju di masa yang akan datang.

Melalui gerakan nasional reaktualisasi nilai-nilai Pancasila, bukan saja akan menghidupkan kembali memori publik tentang dasar negaranya tetapi juga akan menjadi inspirasi bagi para penyelenggara negara di tingkat pusat sampai di daerah dalam menjalankan roda pemerintahan yang telah diamanahkan rakyat melalui proses pemilihan langsung yang demokratis. Saya percaya, demokratisasi yang saat ini sedang bergulir dan proses reformasi di berbagai bidang yang sedang berlangsung akan lebih terarah manakala nilai-nilai Pancasila diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamu ‘alaikum wr wb.

 

Jakarta 1 Juni 2011

Bacharuddin Jusuf Habibie