Selasa, 31 Mei 2011

Anda Botak? Makanlah Makanan Anti Kebotakan Berikut

by: Greg Nilson
Kebotakan adalah momok tersendiri yang lumayan menakutkan. Tidak peduli pria apalagi wanita. Kenapa? Karena rambut adalah mahkota yang turut andil meningkatkan percaya diri dan performa kita. Lalu apa jadinya bila kebotakan mulai menghampiri Anda? Jangan panik, berikut paparan para ahli bagaimana mensiasati dan mengurangi kebotakan melalui makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Secara sederhana, selain faktor makanan dan umur, kebotakan sering juga disebabkan oleh masalah psikologis seperti depresi, rasa rendah diri yang berlebihan, stress dan hal semisal dengannya. Oleh sabab itu, ketenangah batin dan jiwa dalam menghadapi setiap persoalan, adalah kunci penting dalam menghindari "hijrahnya" rambut dari kepala kita. Namun demikian, selain ketenangan jiwa, kebotakan juga bisa dihindari lewat makanan yang kita konsumsi agar zat yang dibutuhkan rambut cukup terpenuhi. Apa saja jenis makana itu? Berikut paparannya.

1. Seafood.
Tidak dikira, di dalam setiap hidangan laut (seafood) seperti kepiting, udang, tiram dan lain sebagainya mengandung kadar seng yang cukup tinggi. Seng ini sangat membantu dalam membuat rambut kokoh dan subur di kulit kepala yang bekerja dengan cara mereproduksi sel kulit kepala dengan cepat dan menyeimbangkan hormon yang ada disana. Itulah sebabnya sangat jarang para nelayan atau orang yang tinggal di tepi laut yang mengalami kebotakan.

2. Kentang.
Kentang mungkin tidak asing lagi bagi kita. Kentang banyak terdapat pada menu pendamping jungfood atau fastfood yang ada di sekitar kita. Namun demikian, kentang yang ada di fastfood sebaiknya bukan jadi pilihan karena kadar garam yang terdapat di dalam menu ini terlalu banyak. Sebaiknya Anda mengolah kentang ini sendiri di rumah. Anda bisa menyuruh istri Anda membelinya di pasar dan menggorengnya sendiri. Ini lebih menyehatkan daripada beli siap saji pada makanan cepat saji.

3. Taoge dan Ketimun dan Kacang-kacangan.
Taoge dan ketimun banyak mengandung zat silika atau silikat yang tentunya sangat baik bagi tubuh, terutama rambut. Silika membantu vitamin dan mineral terserap dengan cepat pada tubuh. Dan juga kacang-kacangan yang memiliki kadar protein lebih tinggi yang tentunya berguna dalam menyehatkan rambut. Silahkan Anda memperbanyak mengkonsumsi jenis sayuran ini.

4. Ikan dan Telur
Bila protein nabati didapat dari kacang-kacangan, maka protein hewani bisa kita ambil pada ikan dan telur. Protein dapat menjaga kesehatan rambut agar lebih kuat dan sehat.

5. Daun Singkong dan Kismis.
Zat besi adalah jenis zat yang cukup andil dalam menjaga kesehatan rambut dan menyuburkannya. Zat besi ini banyak terdapat dalam kismis dan daun singkong. Zat ini berperan dalam pembentukan hemoglobin, bagian dari darah yang mendistribusi oksigen ke organ-organ tubuh. Lancaranya aliran oksigen dalam darah akan merangsang pertumbuhan rambut dan meningkatkan kesuburannya.

Terakhir, sebagai pantangan, hindarilah makanan berlemak tinggi. Kita tahu bahwa makanan berlemak tinggi akan meningkatkan kadar testosteron yang merupakan penyebab utama dari kerontokan rambut. Dan sekali lagi, hiduplah lebih tenang dengan lebih mendekatkan diri pada-Nya. Bila jiwa tenang dan damai, pikiran akan fresh dan hati pun tentram. Bila semua itu sudah Anda nikmati, bukan hanya kerontokan rambut yang menjauh, namun penyakit lainpun insyaAllah segan mendekat. Selamat mencoba.***

taken from http://www.indexarticles.com/

Geovana Putri Nelsia Panjaitan

My baby is a gift from God.

Menurut beberapa literatur, Geovana berasal dari bahasa Italia yang berarti hadiah dari Tuhan. Karena itulah saya begitu tertarik dengan nama ini dan memberikan nama itu kepada putri tercintaku. Geovana Putri Nelsia Panjaitan (Hadiah terindah dari Tuhan yaitu seorang putri buat Nelson dan Theresia). Dan hadiah itu memang terasa sangat indah.











Paham Atheist Membuat Orang Stress Dan Penyakitan

by: Shriniwas Kashalikar
Di Indonesia, saat ini mungkin ajaran ini bisa dibilang tidak ada dan syukur alhamdulillah tidak sempat tumbuh dan berkembang. Atheis adalah sebuah ajaran yang tidak mempercayai adanya Tuhan. Dan tentang atheis ini, ada sebuah hasil penelitian yang kesimpulannya sangat mengejutkan. Salah satu Universitas terkenal di dunia yakni Universitas Penn State di Pennsylvania, Amerika Serikat baru-baru ini telah meneliti terhadap 423 kasus yang berhubungan dengan paham atheis sejak tahun 1972 sampai 2006.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dimana orang yang tidak percaya akan Tuhan alias penganut paham atheis cenderung memiliki tingkat kesehatan yang rendah, memiliki pola hidup tidak sehat, perokok, pemabuk dan lebih sering mengalami stress.

Christopher Scheitle, salah seorang peneliti dari Universitas tersebut mengatakan bahwa hilangnya kepercayaan seseorang terhadap Tuhan membuat tingkat kesehatannya memburuk dan membuat ritme kehidupannya sehari-hari tidak teratur. Menurut penelitian tersebut juga, kepercayaan terhadap Tuhan memiliki peran penting dalam mengendalikan emosi dan kebutuhan batin seseorang. Bila kepercayaan ini hilang maka secara bersamaan akan hilang juga pengendali emosi spiritualnya yang berdampak juga pada kondisi fisik dan kesehatan seseorang tersebut pula.

Bukan hanya buruk bagi kesehatan fisik, ketidakpercayaan kepada Tuhan juga membawa dampak buruk bagi kehidupan sosial seseorang di tengah masyarakat. Begitu penelitian tersebut disimpulkan. ***

taken from www.indexarticles.com

Bagaimana Cara Agar Kentut Tidak Bau?

by: IndexArticles Team
Kentut, sesuatu yang selalu hadir di keseharian kita. Kadang terdengar "nyaring", kadang pelan, kadang berbau dan terkadang juga tanpa bau. Namun tahukah Anda apa kentut itu sebenarnya? Apa manfaatnya bagi tubuh dan orang yang menghirupnya? Baca terus artikel ini.

Bukan angin sembarang angin. Angin yang satu ini antara benci dan rindu. Benci bila ada orang yang mengeluarkannya. Rindu bila sudah seharian tidak merasakannya. Dan cemas, bila sudah dua minggu tidak mengeluarkannya. Namun yang jelas, semua orang pasti memerlukannya.
Sebenarnya kentut adalah jalinan proses pengeluaran gas yang berlebihan dari dalam usus melalui anus. Dan ini lebih sering terjadi saat menjelang buang air besar. Banyak faktor yang menentukan tingkat keseringan kentut seseorang. Salah satunya adalah dari pola makan yang biasa dilakukan dan juga pengaruh dari obat-obatan tertentu seperti antibiotik misalnya.

Seberapa normalkan kentut seseorang yang sehat? Secara rata-rata frekuensi kentut seseorang yang sehat sekitar 10 sampai 14 kali dalam sehari. Dan bila ditampung, volume angin yang diproduksi setiap kali kentut antara 400 sampai ­1.600 ml per hari.

Proses terjadinya Kentut
Kentut berawal dari proses pencernaan di dalam perut kita. Saat proses pencernaan dan penyerapan makanan terjadi dalam usus halus, makanan yang tidak bisa dicerna serta sulit diserap tubuh akan dibuang ke usus besar atau kolon. Nah, di dalam usus besar ini lah terjadi proses fermentasi yang antara lain menghasilkan sejumlah gas yang dibantu oleh sejumlah bakteri yang bermukin di usus.

Bila kita mengacu pada proses yang terjadi tersebut, bisa disimpulkan bahwa semakin banyak seseorang mengonsumsi jenis makanan yang sulit dicerna usus, maka semakin meningkat pula proses fermentasi yang dilakukan oleh bakteri. Akibatnya produksi gas pun meningkat. Jenis gas yang diproduksi dalam usus antara lain karbondioksida (CO2), hidrogen (H2) dan metan. Kendati ada pula sumber gas dalam usus yang berasal dari udara luar, seperti nitrogen (N2) dan oksigen (O2). Udara luar ini dapat ikut tertelan akibat aktivitas makan yang tidak benar. Yakni kebiasaan mengunyah permen karet, pemasangan gigi palsu yang kurang tepat, dan sebagainya.

Sumber Aroma Bau Kentut
Secara umum, tidak semua kentut mengeluarkan bau kurang sedap. Terjadinya bau yang kurang sedap saat kentut lebih sering diakibatkan oleh adanya proses pembusukan oleh metabolisme bakteri dalam usus besar seprti bau asam akibat mengonsumsi makanan yang tidak sesuai kemampuan organ pencernaannya. Selain itu, makanan berbau tajam seperti petai, durian nangka dan cempedak juga dapat menyebabkan kentut berbau.

Berdasarkan penelitian, kentut yang tidak berbau lazimnya terdiri atas 5 komponen gas, yakni gas nitrogen, oksigen, hidrogen, metan dan karbondioksida. Kelima gas inilah yang merupakan porsi terbesar dalam kentut. Nah, bila kentut yang berbau, biasanya ada tambahan gas-gas lain yang mengiringi seperti skatol, indol, hidrogen sulfida, dan asam lemak rantai pendek. Gas-gas ini walaupun terdapat dalam jumlah kecil mampu menimbulkan bau yang menusuk hidung.

Cara Agar Kentut Tidak Bau
Ada tips penulis yang bisa dishare disini seputar bagaimana cara agar kentut tidak berbau, yakni dengan buang air besar sesering mungkin. Sisa makanan yang terlalu lama terkurung di dalam usus besar yang sudah berbentuk kotoran, seperti halnya sampah tentu menghasilkan bau yang kurang sedap. Bila tinja ini cepat dibuang, maka usus besar akan cepat kosong dan gas yang ada di dalamnya pun cepat keluar.
Namun bila tinja di dalam usus besar ini terlalu lama dipendam dan tidak juga dikeluarkan dalam waktu maksimal 18 jam, maka bau gas akan semakin menumpuk dan menyengat. Sehingga saat kita akan kentut, gas yang seharusnya keluar tidak berbau, akan diboncengi oleh bau kototan yang belum dibuang tadi. Hasilnya kentut akan bau.

Anda bisa uji coba pengalaman penulis ini. Coba Anda dalam sehari itu buang air besar minimal 2 kali sehari yakni pagi dan malan, niscaya kentut Anda tidak akan berbau. Namun coba pula untuk tidak buang air besar lebih dari sehari, apalagi ditambah sampai tiga hari.... wah, silahkan Anda bedakan hasilnya. Jangankan Anda, semut dan cicak yang ada di sekitar Anda pun akan cepat mengungsi dibuatnya, dikira wedhus gembel gunung Merapi tahap kedua :) ***

taken from www.indexarticles.com