oleh : Yos'Ivo. Ofm Cap
Perasaan kecil dan tidak berarti untuk orang lain kadang menghinggapi dirimu apalagi kamu sering menjadikan orang lain menjadi cermin dan terlebih lagi kamu merasa banyak keterbatasan dan kekurangan. Berhadapan dengan realitas ini kamu sering minder dan tidak percaya diri. Barangkali masalah terbesar bukan karena punya keterbatasan dan kekurangan itu tetapi kamu sering berpikir dan mau membuat terlalu hebat dan luar biasa. Kamu sering bermimpi bahwa untuk menunjukkan diri dan keberadaanmu ialah dengan hal yang luar biasa. Hal itu tidak selalu benar. Kalau ini nyata tidak mustahil kamu akan dikuasai oleh sikap gengsi dan berlebihan sehingga kamu tidak tampil apa adanya tetapi ada apanya.
Dari keadaanmu yang kecil dan sederhana kamu mampu mewarnai hidupmu dengan sesuatu yang luar biasa. Dengan kekurangan dan keterbatasan dirimu juga kamu mampu membuat sesuatu untuk orang lain. Bukankah kamu mempunya matai untuk memandang, tangan untuk berbuat dan kaki untuk melangkah. Bukankah kamu mampu memberi pandangann selembut salju kalau kamu mau dan senyum sehangat mentari kalau kamu berjuang.
Bukankah kamu juga mempunyai tangan untuk menyalam orang lain seraya mengatakan, “Sahabatku selamat pagi, siang atau malam, semoga Allah memberkatimu. Bukankah kamu juga mempunyai sepasang kaki untuk mengungjungi mereka yang membutuhkanmu? Sekali lagi bertindaklah dari hal yang sederhana dan itu akan mampu membuat suasana hidupmu menjadi cermin bagi orang lain. Benar bahwa rintik hujan itu barangkali tidak akan mampu membasahi bumi dalam sekejap tetapi dalam ketekunannya ia akan mampu memenuhi samudera sekalipun. Memang uang lima sen itu tidak terlalu berharga tetapi saya pernah gagal membeli sesuatu karena hanya kurang beberapa sen.
Para sahabat terkasih, Allah tidak terutama melihat hasil spektakuler yang kamu lakukan tetapi perjuangan dan ketelatenan yang kamu tunjukkan dari hal sederhana yang kamu miliki. Allah bangga dengan orang pintar yang mendapat nilai sepuluh tetapi Allah salut dengan orang punya kemampuan sederhana mendapat nilai delapan dari perjuangannya.
Kamu tetap berharga dan kamu tetap punya kemampuan berbuat sesuatu. Jangan katakan bahwa kamu adalah orang tidak berguna, tetapi tanamkanlah dalam dirimu bahwa kamu mampu melakukan sesuatu untukmu dan juga orang lain. Ingatlah setiap orang punya kemampuan tetapi kebahagiaan terbesar dalam hidup bukanlah terutama dimiliki oleh mereka yang mempunyai kemampuan mumpuni tetapi mereka yang berbagi apa yang ia miliki dengan orang lain kendati kecil dan sederhana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar