Mungkin tidak banyak dari kita yang mengetahui wisata bahari Danau Cirata yang terletak di daerah Cianjur. Terus terang saya sendiri baru mengetahuinya. Cerita berikut adalah awal perkenalan ku dengan danau Cirata dan kisah perjalanan wisata keluarga.
Tanggal 24 Desember 2009, aku, istri, ibu mertua dan adik iparku mengikuti Misa malam Natal di Bandung. Selesai Misa Natal, tiba-tiba adik iparku berkata: “Bang traktir kita makan dong”
“Ayo, maunya dimana?” jawabku.
“Ke Cianjur aja bang, disana ada tempat makan yang enak dan kita bisa mancing ikan” kata adik iparku.
“Boleh. Berarti besok dong” jawabku dengan penuh semangat .
“Tapi gimana dengan yang lain, setuju gak ?” tanyaku lagi
“Setuju” jawab adik-adik iparku hampir bersamaan.
Keesokan harinya kami memulai perjalan kami. Tujuan pertama adalah ziarah ke tempat ayah mertua. Setelah selesai ziarah, kami menuju ke Danau Cirata. Tidak terasa perjalan 1 jam karena di dalam mobil selalu diselingi dengan canda tawa.
Sesampainya di danau Cirata, kami menyewa perahu untuk membawa kami ke warung yang berada di tengah danau. Perjalanan menuju warung tersebut kira-kira 10 menit. Lalu kami memesan ikan untuk dibakar sebanyak 4 kg. Sambil menunggu hidangan, kami memancing di danau. Sungguh sangat menyenangkan walau kami hanya mendapat 3 ekor ikan.
Setengah jam kemudian hidangan sudah siap untuk disantap. Nikmat rasanya ikan nila bakar ditambah lagi suasana kekeluargaan yang menyenangkan. Dan yang paling penting adalah tidak ada kata mahal, coba anda bayangkan untuk 10 orang, jumlah yang kami bayar untuk makan hanya 200 ribu sudah berikut kopi dan teh manis.
Sungguh saya sangat puas dan berjanji akan kembali lagi.
Pukul 6 sore kami kembali ke Bandung dengan harapan akan kembali lagi dengan suasana yang pastinya lebih seru.
Untuk teman-teman yang ingin tahu lebih jauh lagi tentang Danau Cirata, saya lampirkan tulisan dari http://www.potlot-adventure.com.
Cirata, selain berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air, danau yang luasnya 62 km2 dan berketinggian maksimum 220 m di atas permukaan laut itu dikelilingi bukit. Proyek Induk Pembangkit Hidro Jawa Barat (Pikitdro Jabar) adalah Unit PLN yang menangani Proyek PLTA Cirata menghasilkan listrik 1008 MW dan dapat membangkitkan energi listrik rata-rata-rata sebesar 1.428 juta kilowatt/jam per tahun.
Bila melakukan perjalanan dari kota Purwakarta melalui Plered kita akan tiba di Cirata dalam waktu kira-kira 40 menit dengan jarak sejauh 15 km. Dalam perjalanan itu kita akan melewati pusat perdagangan peuyuem Bendul dan makanan khas Purwakarta lainnya, dan kemudian kita akan lewat di Sentra Indutri Keramik Plered, juga dapat menikmati keindahan alam di sepanjang jalan Plered-Cirata.
Daya tarik lainnya dari Danau Cirata ini adalah delapan buah turbin dan gedung sentral/Power House 4 lantai berada di terowongan bawah tanah, yang pengoperasiannya dikendalikan dari ruang kontrol Switchyard berjarak ± 2 km dari mesin-mesin pembangkit yang terletak di Power House.
Danau ini sangat berpotensi untuk melakukan pengembangan perikanan, ini terbukti berdasarkan hasil sensus tahun 1999 terdapat 27.906 petak kolam jaring apung (KJA). Perikanan keramba ini berlokasi di Kecamatan Maniis, 17 km dari kota Purwakarta.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar